Wall Street Lanjut Merah, Teknologi & Bank Jadi Beban
Saham-saham AS kembali melemah untuk sesi kedua pada Rabu (14/1), mundur dari area rekor karena investor mencerna awal musim laporan keuangan, data ekonomi yang campuran, dan risiko geopolitik yang makin panas.
Indeks S&P 500 turun sekitar 0,5%, Nasdaq jatuh paling dalam sekitar 1%, sementara Dow Jones melemah tipis sekitar 42 poin. Tekanan utama datang dari saham teknologi, khususnya sektor chip, setelah muncul laporan bahwa otoritas China membatasi sebagian chip buatan AS serta perangkat lunak keamanan siber. Broadcom turun 4,1%, Nvidia 1,5%, dan Micron 1,4%—membuat sentimen pasar ikut melemah.
Sektor keuangan juga belum pulih. Wells Fargo anjlok 4,5% setelah pendapatan melemah, sedangkan Bank of America (-3,8%) dan Citigroup (-3,3%) ikut turun meski laba melampaui ekspektasi. Pasar menilai ada risiko tambahan dari wacana Presiden Trump soal pembatasan bunga kartu kredit. Dari sisi data, inflasi grosir yang lebih jinak dan penjualan ritel yang tetap solid hanya memberi dukungan terbatas—dengan pasar masih melihat The Fed cenderung menahan suku bunga dalam waktu dekat.(yds)
Sumber: newsmaker.id