• Thu, Apr 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 April 2026 10:49  |

Yen Rebound di Tengah Harapan Damai yang Masih Rapuh

Yen Jepang bergerak menguat tipis pada perdagangan Asia setelah pasar merespons perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Penguatan ini muncul di tengah upaya investor menata ulang posisi mereka setelah sebelumnya pasar dibayangi ketegangan yang menekan sentimen global. Meski demikian, penguatan yen masih relatif terbatas karena situasi di Timur Tengah belum benar-benar stabil. Reuters pada 22 April mencatat dolar sempat turun tipis terhadap yen ke sekitar 159,26–159,35 yen, sementara sejumlah mata uang Asia lain juga menguat setelah kabar perpanjangan gencatan senjata.

Sentimen awal memang sempat membaik setelah Presiden Donald Trump menyatakan gencatan senjata saat ini akan dipertahankan tanpa batas waktu sembari Washington menunggu proposal damai baru dari Iran. Namun, optimisme itu tidak sepenuhnya menghapus kekhawatiran pasar. Reuters melaporkan bahwa pada 23 April dolar kembali bertahan dekat level tertinggi satu setengah pekan karena kebuntuan diplomasi masih berlangsung, blokade AS terhadap Iran tetap berjalan, dan insiden penyitaan kapal di Selat Hormuz terus menambah ketidakpastian.

Bagi yen, situasi ini menciptakan dua arus yang saling tarik-menarik. Di satu sisi, membaiknya risk appetite setelah perpanjangan gencatan senjata membuat tekanan terhadap aset safe haven seperti yen sedikit mereda. Di sisi lain, karena konflik belum benar-benar selesai dan harga energi masih terancam naik, yen tetap mendapat dukungan sebagai aset defensif. Kondisi ini membuat penguatan yen cenderung tidak terlalu agresif, melainkan bergerak hati-hati mengikuti perubahan sentimen pasar dari jam ke jam. Reuters juga mencatat sehari sebelumnya yen justru sempat melemah tipis terhadap dolar, menunjukkan bahwa arah pergerakannya masih sangat sensitif terhadap perkembangan terbaru konflik.

Dengan kata lain, penguatan yen saat ini lebih mencerminkan penyesuaian pasar terhadap harapan damai yang masih rapuh, bukan perubahan tren yang benar-benar solid. Selama negosiasi AS-Iran belum menghasilkan terobosan nyata dan risiko gangguan di Selat Hormuz masih tinggi, yen berpotensi tetap bergerak fluktuatif. Pasar juga akan terus menimbang faktor domestik Jepang, termasuk sikap Bank of Japan, di tengah lingkungan global yang belum sepenuhnya tenang.(Zaf)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

USD/JPY

GDP Jepang Mengecewakan, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BoJ ...

Pasangan USD/JPY mengawali pekan dengan penguatan dan kembali menembus level 153,00 pada sesi Asia, memutus tren pelemahan li...

16 February 2026 08:21
USD/JPY

Yen Jepang Bertahan di Dekat Level Tertinggi 6 Bulan

Yen Jepang menguat ke level 142,5 per dolar pada hari Senin (14/4), mendekati level tertingginya dalam lebih dari enam bulan,...

14 April 2025 11:23
USD/JPY

Yen Jepang Tetap Kuat Di Tengah Ekspektasi Boj Yang Agresif

Yen Jepang (JPY) tetap menguat terhadap mata uang Amerika untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Senin (02/06) dan tampak...

2 June 2025 09:54
USD/JPY

Yen Jepang Menguat Setelah Pemilihan Majelis Tinggi

Yen Jepang menguat mendekati 148 per dolar pada hari Senin, memulihkan sebagian kerugian minggu lalu setelah koalisi yang ber...

21 July 2025 07:57
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai