Dolar AS Mengalami Kenaikan Intraday Lebih Dari 1% Pada Kesepakatan AS-Tiongkok
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, melampaui reli lebih dari 1% pada hari Senin (12/05) setelah Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk jeda 90 hari dalam perang dagang mereka dengan memangkas tarif di kedua belah pihak. Setelah diskusi selama akhir pekan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan penjinakan perang dagang antara kedua negara: Tiongkok akan menurunkan tarifnya pada barang-barang AS menjadi hanya 10% dari 125% semula, sementara AS akan melakukannya menjadi 30% (dari 145%) pada barang-barang Tiongkok, keduanya selama 90 hari, Bloomberg melaporkan. Berita itu mengirim Dolar AS ke level tertingginya dalam satu bulan.
Beberapa korelasi kembali muncul di balik peristiwa ini, dengan imbal hasil Treasury AS 10-tahun mencapai 4,45%. Kesenjangan perbedaan suku bunga antara AS dan negara-negara lain membuat Greenback dinilai lebih tinggi terhadap mata uang lokal negara-negara dengan imbal hasil yang lebih rendah. Dampak dari korelasi ini bisa jadi pemangkasan suku bunga Federal Reserve untuk tahun 2025 akan sepenuhnya diperhitungkan.(Ads)
Sumber: FXSreet