Dolar Bertahan Kuat Setelah Sinyal Hawkish Fed
Dolar AS bertahan kuat pada Kamis (18/06)setelah indeks dolar berada di atas level 100. Penguatan ini terjadi setelah greenback melonjak hampir 1% pada sesi sebelumnya, didorong oleh keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga tetapi tetap membuka peluang kenaikan pada akhir tahun.
Separuh anggota FOMC kini memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga pada 2026. The Fed juga menaikkan proyeksi inflasi secara tajam, mencerminkan kekhawatiran bahwa dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah masih dapat menjaga tekanan harga tetap tinggi.
Ketua Fed baru, Kevin Warsh, tidak memberikan arahan langsung mengenai langkah kebijakan berikutnya. Namun, ia menegaskan bahwa inflasi masih berada di atas target 2% selama beberapa tahun terakhir dan bank sentral tetap berkomitmen untuk mengembalikan stabilitas harga.
Dari sisi geopolitik, Presiden Donald Trump telah menandatangani kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang dengan Iran dan membuka kembali Selat Hormuz. Meski demikian, pasar masih menunggu kepastian apakah Iran sudah mulai menjalankan langkah konkret untuk membuka sepenuhnya jalur pelayaran penting tersebut. (asd)
Sumber: Newsmaker.id