Countdown Trump: Dolar Turun, Pasar Menunggu Kejelasan
Dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama dan harga minyak terkoreksi dari puncak sesi, ketika investor menghitung mundur menuju tenggat Selasa (7/4) yang ditetapkan Presiden Donald Trump untuk kesepakatan dengan Teheran. Bloomberg Dollar Spot Index berbalik dari kenaikan 0,2% menjadi turun hingga 0,2%, di tengah penilaian pasar atas sikap Trump yang menegaskan setiap kesepakatan harus menjamin kelancaran transit di Selat Hormuz.
Axios melaporkan mediator dari Pakistan, Mesir, dan Turki berupaya mencegah serangan terhadap infrastruktur Iran dengan mendorong tercapainya kesepakatan—atau setidaknya memperpanjang waktu negosiasi. Sentimen opsi relatif stabil, sementara yield Treasury AS 10 tahun bertahan di 4,33%. Indikator volatilitas G-10 1 bulan versi JPMorgan juga stabil di 7,98%, dan volatilitas harian mata uang utama tetap di bawah puncak terbaru.
Di G-10, EUR/USD naik 0,2% ke 1,1568. Di Eropa, EUR/SEK menguat 0,5% ke 10,9525 setelah inflasi inti Swedia melambat ke laju terlemah dalam lebih dari empat tahun, menguatkan ekspektasi jeda berlanjut dari Riksbank. EUR/GBP relatif datar di 0,8720. USD/JPY turun 0,1% ke 159,58 dari puncak sesi 159,93, di tengah tarik-menarik “war fatigue” dan risiko intervensi Jepang. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan masih mengupayakan pembicaraan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian serta panggilan dengan Trump. AUD/USD berbalik naik 0,3% ke 0,6936 setelah PMI jasa Australia versi S&P Global turun ke 46,3 dari 52,8.
Katalis utama pasar kini adalah perkembangan negosiasi menjelang tenggat Selasa, sinyal resmi terkait Hormuz, serta respons minyak dan volatilitas FX pada kondisi likuiditas yang cenderung rapuh. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id