• Thu, Mar 26, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

26 March 2026 09:56  |

Dolar Menguat, Pasar Pangkas Taruhan Kenaikan The Fed

Dolar AS mempertahankan penguatan pada awal perdagangan Asia Kamis, ketika investor masih mencari kepastian apakah de-eskalasi konflik AS–Israel dengan Iran benar-benar mendekat. Penguatan dolar terjadi bersamaan dengan penyesuaian ekspektasi suku bunga, di mana pasar mulai memangkas peluang bahwa langkah The Fed berikutnya akan berupa kenaikan.

Terhadap yen, dolar relatif datar di 159,41, bertahan dekat level terkuat sejak 2024. AUD turun 0,1% ke 0,6943, sementara NZD stabil di 0,5806. Indeks dolar (DXY) naik 0,5% ke 99,641, kenaikan harian terbesar dalam sepekan, seiring ketidakpastian geopolitik tetap tinggi.

Menteri luar negeri Iran mengatakan negaranya sedang meninjau proposal AS untuk mengakhiri perang di Teluk, tetapi tidak berniat melakukan pembicaraan untuk mengakhiri konflik yang meluas. Westpac menilai pasar saat ini sangat “headline-driven”, dengan fokus pada apakah kabar terbaru mencerminkan upaya de-eskalasi yang nyata atau sekadar menuju “keseimbangan konflik” baru.

Lonjakan harga energi setelah penutupan Selat Hormuz mendorong pasar meninjau ulang proyeksi inflasi, dan meningkatkan keyakinan bahwa The Fed dapat menahan kebijakan lebih lama. Fed funds futures kini mem-price in probabilitas 70,6% The Fed akan tetap “on hold” pada pertemuan Desember, naik dari 60,2% sehari sebelumnya (CME FedWatch).

Di Asia, dolar terhadap yuan offshore stabil di 6,9026 setelah Trump mengatakan akan bertemu Presiden China Xi Jinping pada 14–15 Mei dalam kunjungan pertamanya ke China dalam delapan tahun, yang sebelumnya tertunda akibat perang Iran. Sementara itu, euro stabil di 1,1560 setelah dua hari turun, menyusul komentar Presiden ECB Christine Lagarde yang membuka peluang kenaikan suku bunga jika perang mendorong inflasi zona euro bertahan lebih tinggi.

Pound sterling juga relatif stabil di 1,3365, mencoba menghindari penurunan hari ketiga beruntun setelah data menunjukkan inflasi konsumen Inggris bertahan di 3,0% pada Februari—tidak berubah dari Januari namun masih di atas target. Pasar kini menunggu sinyal lanjutan dari jalur diplomasi Iran, arah harga energi, dan perubahan ekspektasi suku bunga global sebagai pendorong utama dolar. (asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai