• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 January 2026 16:02  |

Dolar Goyah Dekat Terendah, Pasar Waspada “Risiko Besar”

Dolar AS masih goyah pada Kamis (29/1) dan bertahan dekat level terendah beberapa tahun, karena pasar menilai risiko dari kebijakan ekonomi dan manuver geopolitik AS makin menumpuk. Komentar penenang dari Gedung Putih dan sebagian pejabat Eropa memang sempat meredam kepanikan, tapi belum cukup untuk mengubah sentimen besar: investor masih waspada, terutama setelah aksi jual dolar yang tajam di awal pekan.

Dari sisi moneter, Federal Reserve memberi nada yang lebih “tenang” soal pasar tenaga kerja dan risiko inflasi. Pesan yang ditangkap pasar: suku bunga bisa ditahan lebih lama. Jerome Powell juga memberi sinyal tidak terburu-buru memangkas bunga lagi, bahkan ada ekonom yang menilai siklus penurunan suku bunga bisa saja sudah selesai. Sejumlah proyeksi ekstrem muncul—ada yang melihat langkah berikutnya justru kenaikan suku bunga, bukan pemangkasan.

Di Eropa, euro yang sempat menembus $1,20 ikut “ngebut” karena dolar melemah, namun kemudian sedikit turun ke sekitar $1,1980 setelah pejabat ECB mengingatkan penguatan euro yang terlalu cepat bisa menekan inflasi (efek deflasi). Meski begitu, ECB menilai kebijakan saat ini sudah “di posisi yang baik” dan suku bunga kemungkinan bertahan cukup lama. Pasar bahkan masih mem-price suku bunga stabil hingga awal 2027.

Walau tekanan jual dolar tidak sebrutal awal pekan, greenback tetap tertinggal terhadap mata uang utama. Dolar melemah terhadap franc Swiss mendekati level terendah 11 tahun, sementara pound bertahan dekat puncak 4,5 tahun. Dolar Australia ikut menguat ke puncak 3 tahun, ditopang spekulasi kenaikan suku bunga di dalam negeri.

Di Asia, yen mendapat napas karena dolar melemah, sementara isu terbesar yang terus menghantui adalah independensi The Fed—pasar menilai ini bisa jadi faktor penentu apakah dolar masih mampu mempertahankan “status dominannya” ke depan.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai