Dolar Fluktuasi Tipis, Fokus Beralih ke Risalah FOMC
Dolar AS sedikit berubah dalam perdagangan yang sepi pada Senin (29/12), dengan banyaknya arus korporasi akhir bulan yang mendominasi pergerakan harga. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik kurang dari 0,1% setelah penurunan 0,8% minggu lalu, penurunan mingguan terbesar sejak Juni. Di sisi lain, imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun turun sekitar 2 basis poin menjadi 4,11%, sementara saham AS juga turun, sebagian besar dipengaruhi oleh penurunan harga logam mulia.
Pasar tengah menantikan risalah rapat FOMC Desember yang akan dirilis pada hari Selasa, yang diperkirakan akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang kebijakan suku bunga AS. Analis pasar Kyle Rodda mencatat bahwa meskipun risalah tersebut dapat menguji ekspektasi penurunan suku bunga, kemungkinan tidak ada informasi baru yang dapat memicu volatilitas besar di pasar.
Sementara itu, Yen memimpin kenaikan di antara mata uang G10 setelah Bank of Japan memberi sinyal bahwa suku bunga Jepang tetap sangat rendah, dengan kemungkinan kenaikan lebih lanjut. Pasangan mata uang USD/JPY turun 0,4% ke 155,99 sebelum mengurangi penurunan. Di sisi lain, EUR/USD turun 0,1% menjadi 1,1761, sementara GBP/USD stabil di 1,3498. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id