Pasar Yakin The Fed Siap Potong Bunga Minggu Ini
Indeks dolar AS diperdagangkan di bawah level 99 pada perdagangan Senin(8/12) setelah mencatat penurunan dua pekan berturut-turut. Tekanan utama datang dari ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Rabu, dengan probabilitas di pasar yang kini mendekati 88%, naik tajam dari sekitar 67% sebulan lalu. Meski begitu, arah kebijakan suku bunga untuk tahun 2026 masih jadi tanda tanya. Sejumlah analis memperkirakan The Fed bisa melakukan serangkaian pemangkasan suku bunga yang agresif, namun Ketua The Fed Jerome Powell diperkirakan akan memberi sinyal lebih hati-hati terkait potensi pelonggaran lanjutan.
Sepanjang pekan ini, pelaku pasar juga akan menyoroti rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk laporan JOLTS Oktober yang sempat tertunda dan akan memberikan gambaran terbaru tentang tren perekrutan, PHK, serta tingkat pekerja yang mengundurkan diri. Di sisi lain, investor turut memantau keputusan kebijakan dari bank sentral Australia, Brasil, Kanada, dan Swiss. Namun, keempatnya diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga, sehingga fokus utama tetap tertuju pada langkah The Fed dan dampaknya terhadap pergerakan dolar AS ke depan. (az)
Sumber: Newsmaker.id