• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

25 November 2025 16:39  |

Dolar Stabil Jelang Rilis Data; Euro Dinilai Undervalued

Dolar AS bergerak stabil pada Selasa (25/11), menunggu rilis sederet data ekonomi untuk mencari petunjuk mengenai kemungkinan Federal Reserve melonggarkan suku bunga bulan depan.

Pada pukul 04.15 waktu setempat (09.15 GMT), Indeks Dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, tercatat nyaris tak berubah di level 100,072.

Dolar menunggu sejumlah rilis data

Gubernur The Fed Christopher Waller pada Senin mengatakan bahwa pasar tenaga kerja cukup lemah untuk membenarkan pemangkasan suku bunga seperempat poin lagi pada Desember, sejalan dengan komentar Presiden The Fed New York John Williams akhir pekan lalu.

Komentar bernada dovish ini telah menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga, dengan pelaku pasar kini memperkirakan peluang 81% terjadinya penurunan suku bunga bulan depan, dibanding 42% sepekan sebelumnya, menurut CME FedWatch.

Namun, risalah pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan para pembuat kebijakan masih terbelah, sehingga sorotan kini tertuju pada gelombang data yang tertunda akibat penutupan pemerintahan AS.

Data inflasi harga produsen (PPI) dan penjualan ritel AS untuk bulan September akan dirilis kemudian hari ini, sementara data indeks harga PCE – ukuran inflasi favorit The Fed – akan dirilis pada Rabu.

Angka-angka ini akan menjadi data ekonomi terbaru yang dimiliki The Fed sebelum memasuki pertemuan Desember, dengan pejabat pemerintah mengisyaratkan bahwa data inflasi dan tenaga kerja bulan Oktober kemungkinan tidak akan pernah dirilis karena penutupan pemerintah yang berkepanjangan.

“Pasar kembali memperkirakan pelonggaran sebesar 19 basis poin untuk Desember, tetapi dolar masih tetap tangguh,” kata analis ING dalam sebuah catatan. “Beberapa aliran rebalancing akhir tahun menjelang Thanksgiving mungkin mengganggu pergerakan, tetapi kecuali pasar kembali berpikir lebih hawkish, dolar tampak terlalu kuat dibanding diferensial suku bunga jangka pendek di level saat ini, dan kami melihat adanya risiko penurunan yang cukup besar.”

Euro undervalued terhadap dolar – ING

Di Eropa, pasangan EUR/USD naik tipis 0,1% ke 1,1529 setelah mencatat kenaikan kecil semalam.

Data menunjukkan ekonomi Jerman stagnan pada kuartal ketiga 2025 dibanding kuartal sebelumnya, mengonfirmasi pembacaan awal.

Hal ini menyusul data Ifo bulan November yang dirilis Senin, yang menunjukkan pelaku usaha di Jerman menurunkan tingkat optimisme mereka sebelumnya, mengisyaratkan kuartal terakhir 2025 yang menantang.

“Euro sejauh ini belum mendapat manfaat nyata dari pembicaraan damai Ukraina, dan saat ini diperdagangkan dengan undervaluation lebar sekitar 2% terhadap dolar AS pada pagi ini,” kata ING.

Pasangan GBP/USD naik tipis 0,1% ke 1,3114, dengan tingkat kegelisahan meningkat menjelang pengumuman anggaran pada hari Rabu.

Menteri Keuangan Rachel Reeves diperkirakan harus menaikkan pajak untuk memenuhi target fiskal pemerintah, namun ia juga enggan menekan pertumbuhan ekonomi Inggris yang sudah goyah.

Yen tetap dalam radar intervensi

Di Asia, pasangan USD/JPY turun 0,1% ke 156,62, dengan mata uang Jepang masih berada di wilayah yang sebelumnya pernah memicu intervensi pemerintah.

Pejabat pemerintah Jepang berulang kali memberi peringatan terhadap pelemahan yen lebih lanjut, namun sejauh ini belum terlihat adanya intervensi langsung di pasar valuta asing.

“Likuiditas yang menipis di sekitar periode Thanksgiving bisa menjadi kondisi yang baik bagi BoJ untuk melakukan intervensi di USD/JPY, idealnya setelah terjadi koreksi yang digerakkan pasar pada pasangan tersebut,” kata ING. “Data AS berpotensi menjadi pemicu koreksi itu, tetapi bukan hari ini menurut pandangan kami.”

Pasangan AUD/USD turun 0,1% ke 0,6455, sementara NZD/USD melemah 0,2% ke 0,5599 jelang keputusan suku bunga terbaru dari Reserve Bank of New Zealand yang akan dirilis kemudian hari ini.(yds)

Sumber: Investing.com

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai