• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 October 2025 04:00  |

Dolar Melemah vs Yen, Sterling Paling Rapuh

Poundsterling melemah pada hari Rabu (22/10) setelah inflasi Inggris pada bulan September berada di bawah perkiraan, sementara dolar AS sedikit melemah terhadap yen Jepang.

Poundsterling Inggris menjadi mata uang utama terlemah pada hari Rabu setelah inflasi secara tak terduga bertahan di angka 3,8%, di bawah ekspektasi para ekonom dan Bank of England.

Poundsterling melemah hingga 0,5% terhadap dolar. Terakhir kali turun 0,13% di level 1,336.

Investor memperkirakan peluang sekitar 75% bahwa Bank akan menurunkan suku bunga pada akhir tahun, naik dari sekitar 46% sebelum data tersebut.

YEN MENANDAI PENURUNAN BULANAN TERBESAR SEJAK JULI

Dolar AS terakhir melemah 0,04% di level 151,875 yen. Terhadap dolar, yen mencapai titik terendah dalam satu minggu pada hari Selasa karena beberapa sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Perdana Menteri baru Sanae Takaichi sedang mempersiapkan paket stimulus ekonomi yang kemungkinan akan melebihi 13,9 triliun yen ($92,19 miliar) tahun lalu untuk membantu rumah tangga mengatasi inflasi.

Yen telah melemah 2,5% bulan ini karena Takaichi bersaing ketat untuk menjadi perdana menteri Jepang, menandai penurunan bulanan terbesarnya terhadap dolar sejak Juli, karena investor mengantisipasi kebijakan fiskal ekspansif dan hubungan yang tegang dengan bank sentral Jepang akan membebani mata uang tersebut.

Takaichi, seorang advokat untuk kebijakan fiskal dan moneter yang longgar, mengatakan pada hari Selasa bahwa Bank of Japan-lah yang akan memutuskan hal-hal spesifik dari kebijakan moneter.

Menteri Keuangan yang baru, Satsuki Katayama, mengatakan pada hari Rabu bahwa pemerintah dan Bank of Japan perlu berkoordinasi agar kebijakan ekonomi dan moneter efektif.

BoJ dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan terbarunya pada 30 Oktober. Kontrak berjangka menyiratkan peluang sekitar 20% untuk kenaikan suku bunga seperempat poin menjadi 0,75%.

DOLAR NAIK TIPIS UNTUK HARI KEEMPAT

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang enam mata uang, terakhir diperdagangkan di level 98,897, turun 0,08% setelah tiga hari berturut-turut menguat.

Presiden Donald Trump pada hari Selasa menolak permintaan dari para anggota parlemen Demokrat terkemuka untuk bertemu hingga penutupan pemerintah AS yang telah berlangsung selama tiga minggu berakhir.

Kebuntuan ini mempersulit tugas yang dihadapi Federal Reserve pada pertemuannya pada 29 Oktober. Namun, bank sentral AS tersebut diperkirakan masih akan menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin minggu depan dan kembali pada bulan Desember, menurut jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom yang masih sangat berbeda pendapat mengenai posisi suku bunga pada akhir tahun depan.

Kontrak berjangka dana Fed menyiratkan probabilitas 97% dari penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin, menurut data LSEG.

Euro menguat 0,09% ke level $1,16 karena rencana pertemuan puncak antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin ditunda setelah Rusia menolak gencatan senjata segera di Ukraina. (Arl)

Sumber: Reuters.com

Related News

GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Kenaikannya Seiring Pemulihan Pound

GBP/USD melanjutkan kenaikan hari kedua berturut-turutnya, mengawali minggu perdagangan baru dengan kenaikan tujuh persepuluh...

7 January 2025 07:12
GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Penurunan Karena Perdagangan Safe Haven ...

GBP/USD merosot lagi pada hari Senin , memperpanjang Cable ke hari perdagangan kedua berturut-turut yang mengalami penurunan ...

8 April 2025 07:20
GBP/USD

GBP/USD Bertahan Di Atas 1,2400, Fokus Pada Tarif Tiongkok

GBP/USD terus menguat untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,2430 selama jam Asia pada hari Selasa(4/2)...

4 February 2025 11:03
GBP/USD

GBP/USD Bertahan Di Bawah 1,2400 Karena Dolar AS Menguat

Pasangan GBP/USD melemah mendekati 1,239 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin(10/2). Dolar AS menguat setelah Presiden...

10 February 2025 08:17
BIAS23.com NM23 Ai