Pound Tertekan, Fokus Pasar ke Data AS
Pasangan GBP/USD turun ke sekitar 1,3430 pada perdagangan sesi Asia Kamis(4/9) ini. Poundsterling melemah terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran fiskal Inggris. Sentimen pasar juga menunggu rilis data penting AS, termasuk klaim pengangguran mingguan, laporan ketenagakerjaan ADP, dan ISM Services PMI, yang bisa jadi penentu arah pergerakan berikutnya.
Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, menegaskan dalam pernyataannya Rabu lalu bahwa anggaran tahunan akan disampaikan pada 26 November. Ia bersikeras ekonomi Inggris tidak “rusak” dan berjanji tetap mengendalikan belanja untuk menurunkan inflasi serta biaya pinjaman. Namun, keraguan pasar terhadap kemampuan Inggris mengelola keuangan negara tetap menekan sentimen dan menyeret Pound lebih rendah terhadap dolar.
Dari sisi AS, data terbaru BLS menunjukkan jumlah lowongan kerja pada akhir Juli turun ke 7,181 juta, lebih rendah dari perkiraan 7,4 juta. Lemahnya pasar tenaga kerja ini memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan ini. CME FedWatch mencatat peluang 97% penurunan 25 bps di September, naik dari 91% minggu lalu, dengan total 139 bps easing diproyeksikan sampai akhir tahun depan. Ekspektasi ini bisa membatasi pelemahan GBP/USD lebih lanjut. (az)
Sumber: FXstreet