• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

3 September 2025 03:44  |

Kekhawatiran Fiskal Tekan Sterling dan Yen, Dolar Menguat

Sterling dan yen Jepang melemah pada hari Selasa (2/9) karena meningkatnya kecemasan investor terhadap keuangan pemerintah, yang memungkinkan dolar untuk sedikit menguat, sementara para pedagang menantikan laporan pekerjaan AS hari Jumat untuk sinyal pergerakan greenback selanjutnya.

Tekanan baru pada pasar obligasi, dengan biaya pinjaman 30 tahun Inggris naik ke level tertinggi sejak 1998, merembet ke pasar valuta asing, sementara emas mencapai rekor tertinggi baru.

Data penggajian AS yang akan dirilis pada hari Jumat kemungkinan akan menentukan arah dolar dalam beberapa minggu mendatang, tambahnya.

Sterling jatuh ke level terendah 3,5 minggu dan melemah 1,24% pada perdagangan sore di $1,3375. Dolar menguat 0,84% menjadi 148,40 yen, mencapai level tertinggi terhadap mata uang Jepang sejak 1 Agustus.

Euro melemah 0,61% menjadi $1,1637.

Meskipun kekhawatiran tentang masalah fiskal di luar negeri menjadi pendorong utama ketika pasar AS dibuka kembali setelah libur Hari Buruh, pasar juga memperhatikan putusan pengadilan banding AS pada Jumat malam yang menyatakan bahwa sebagian besar tarif Presiden Donald Trump ilegal.

Pengadilan yang terpecah tersebut mengizinkan tarif tetap berlaku hingga 14 Oktober, untuk memberi pemerintah kesempatan mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Selain itu, kembalinya Kongres AS pada hari Selasa menyisakan waktu kurang dari sebulan untuk mengesahkan undang-undang yang akan menjaga pendanaan lembaga-lembaga federal dan mencegah penutupan sebagian pemerintah.

Rilis PMI manufaktur ISM yang sedikit lebih lemah dari perkiraan pada pertengahan pagi tidak banyak mendapat respons di pasar valas, dengan data penggajian non-pertanian bulan Agustus yang dirilis Jumat malam menjadi fokus utama minggu ini.

Sementara pound sterling terbebani oleh kekhawatiran yang masih ada mengenai posisi fiskal Inggris menjelang anggaran akhir tahun ini, pernyataan yang cenderung dovish dari seorang pejabat Bank of Japan dan pengunduran diri seorang pejabat penting partai berkuasa menekan yen.

Menteri Keuangan Rachel Reeves diperkirakan akan menaikkan pajak dalam anggaran musim gugurnya agar tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target fiskalnya, yang berpotensi menambah tantangan dalam mendorong pertumbuhan.

Dolar AS mendapat sedikit dukungan dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah gejolak pasar obligasi yang meluas, dengan investor mencermati laporan ketenagakerjaan untuk mendapatkan petunjuk arah suku bunga acuan.

Dolar AS telah menunjukkan tren penurunan sepanjang tahun, dan melemah lebih dari 2% pada bulan Agustus. Terhadap sekeranjang mata uang utama, dolar AS menguat 0,74% pada Selasa sore, di level 98,37.

Pasar uang saat ini memperkirakan peluang 91% bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, tetapi prediksi tersebut dapat diuji oleh data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini.

Kekhawatiran tentang independensi The Fed juga menjadi fokus investor mengingat Trump berulang kali mendesak penurunan suku bunga kebijakan dan keputusannya untuk memecat Gubernur The Fed Lisa Cook atas tuduhan penipuan hipotek, yang dibantahnya.

Di tempat lain, data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa inflasi zona euro sedikit meningkat pada bulan Agustus tetapi tetap mendekati target 2% Bank Sentral Eropa, yang kemungkinan memperkuat ekspektasi pasar bahwa ECB akan mempertahankan suku bunga acuan dalam waktu dekat. (Arl)

Sumber: Reuters

Related News

GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Kenaikannya Seiring Pemulihan Pound

GBP/USD melanjutkan kenaikan hari kedua berturut-turutnya, mengawali minggu perdagangan baru dengan kenaikan tujuh persepuluh...

7 January 2025 07:12
GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Penurunan Karena Perdagangan Safe Haven ...

GBP/USD merosot lagi pada hari Senin , memperpanjang Cable ke hari perdagangan kedua berturut-turut yang mengalami penurunan ...

8 April 2025 07:20
GBP/USD

GBP/USD Bertahan Di Atas 1,2400, Fokus Pada Tarif Tiongkok

GBP/USD terus menguat untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,2430 selama jam Asia pada hari Selasa(4/2)...

4 February 2025 11:03
GBP/USD

GBP/USD Bertahan Di Bawah 1,2400 Karena Dolar AS Menguat

Pasangan GBP/USD melemah mendekati 1,239 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin(10/2). Dolar AS menguat setelah Presiden...

10 February 2025 08:17
BIAS23.com NM23 Ai