• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 March 2025 15:55  |

Poundsterling Menguat Terhadap Dolar AS Diiringi Trump Mengenakan Tarif Pada Mobil

Poundsterling (GBP) pulih dengan kuat mendekati 1,2925 terhadap Dolar AS (USD) selama jam perdagangan Eropa pada hari Kamis. Pasangan GBP/USD bangkit kembali setelah sedikit koreksi dalam lima hari perdagangan terakhir dari level tertinggi empat bulan di sekitar 1,3000. Cable bangkit kembali karena Dolar AS menelusuri kembali meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengenakan tarif 25% pada semua impor mobil dan komponennya.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, terkoreksi mendekati 104,30 dari level tertinggi tiga minggu di sekitar 104,70 yang tercatat sebelumnya pada hari itu.

Secara teoritis, tarif baru oleh Presiden AS Trump seharusnya telah meredam selera risiko investor, tetapi pelaku pasar memperkirakan bahwa pungutan yang lebih tinggi juga akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi AS. Dampak tarif yang lebih tinggi akan ditanggung oleh importir AS, yang akan meneruskannya kepada konsumen. Skenario seperti itu akan mengurangi daya beli rumah tangga.

Mengenai kebijakan moneter, Presiden Bank Federal Reserve (Fed) Minneapolis Neel Kashkari telah mengarahkan bahwa bank sentral harus mempertahankan suku bunga dalam kisaran saat ini sebesar 4,25%-4,50%. "Ketidakpastian kebijakan mempersulit pekerjaan Fed," kata Kashkari di Detroit Lakes Chamber Economic Summit pada hari Rabu. Kashkari menambahkan bahwa potensi kebangkitan inflasi karena kebijakan Trump akan meningkatkan kebutuhan akan suku bunga yang lebih tinggi, sementara konsekuensinya terhadap pertumbuhan ekonomi akan mendukung pelonggaran kebijakan moneter. Secara keseluruhan, kekuatan-kekuatan itu "semacam saling melengkapi," tambah Kashkari.

Ke depannya, investor akan fokus pada data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Jumat. Dampak data inflasi diperkirakan terbatas pada prospek suku bunga karena nasib kebijakan moneter Fed bergantung pada hasil kebijakan ekonomi Trump.(Ads)

Sumber: FXStreet

Related News

GBP/USD

GBP/USD Melanjutkan Kenaikannya Seiring Pemulihan Pound

GBP/USD melanjutkan kenaikan hari kedua berturut-turutnya, mengawali minggu perdagangan baru dengan kenaikan tujuh persepuluh...

7 January 2025 07:12
GBP/USD

GBP/USD Bertahan Di Atas 1,2400, Fokus Pada Tarif Tiongkok

GBP/USD terus menguat untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,2430 selama jam Asia pada hari Selasa(4/2)...

4 February 2025 11:03
GBP/USD

GBP/USD Bertahan Di Bawah 1,2400 Karena Dolar AS Menguat

Pasangan GBP/USD melemah mendekati 1,239 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin(10/2). Dolar AS menguat setelah Presiden...

10 February 2025 08:17
GBP/USD

GBP/USD Stabil Ditengah USD Menguat

Pasangan GBP/USD berjuang untuk memanfaatkan pemulihan moderat pada hari Jumat dan berosilasi dalam kisaran, di atas angka 1,...

6 January 2025 08:17
BIAS23.com NM23 Ai