• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 December 2025 08:17  |

Euro Melemah Tipis, Dolar Bangkit Pelan, Tren Berbalik atau Cuma Nafas Sebentar?

Pasangan mata uang EUR/USD mengawali pekan ini dengan nada sedikit melemah di sesi Asia, diperdagangkan di sekitar 1,1730, turun kurang dari 0,10% dalam sehari. Meski terkoreksi, euro masih berada dekat level tertinggi sejak awal Oktober yang disentuh pada Kamis lalu, jadi tekanan jual sejauh ini masih terbatas.

Dolar AS (USD) terlihat menguat pelan setelah sebelumnya tertekan ke level terendah lebih dari dua bulan. Kenaikan ini lebih mirip rebound teknikal ketimbang perubahan tren besar, karena ekspektasi pasar masih condong ke The Fed yang dovish. Bank sentral AS baru saja memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, dan meski memberi sinyal lebih berhati-hati ke depan, pelaku pasar tetap memperkirakan peluang dua kali pemotongan lagi tahun depan, seiring tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja.

Faktor politik ikut menahan penguatan dolar. Presiden AS Donald Trump menyebut sudah mempersempit kandidat pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed, dan menginginkan sosok yang akan mendorong suku bunga lebih rendah. Nama penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, disebut sebagai kandidat kuat. Ekspektasi terhadap “Fed yang dekat dengan Trump” dan condong ke bunga lebih rendah membuat pelaku pasar ragu untuk agresif membeli dolar.

Di sisi lain, euro mendapat dukungan dari pandangan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) kemungkinan sudah selesai memangkas suku bunga. Namun, trader memilih menahan diri menjelang rapat penting ECB pada Kamis. Pasar menunggu sinyal apakah ECB akan benar-benar menegaskan jeda pemotongan atau justru memberi nada yang lebih hati-hati terhadap prospek ekonomi Eropa.

Selain itu, laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang sempat tertunda dan akan dirilis pada hari Selasa juga menjadi fokus utama. Data tenaga kerja ini bisa mengubah ekspektasi pasar terhadap jalur suku bunga The Fed dan menggerakkan EUR/USD lebih tajam. Untuk sementara, pasangan ini masih bergerak dalam rentang sempit, dengan euro ditopang ekspektasi ECB yang “stop cut”, sementara dolar hanya berhasil bangkit pelan di tengah bayang-bayang Fed yang tetap dovish dan tekanan politik dari Trump.(asd)

Sumber: Newsmkaer.id

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com NM23 Ai