Ketidakpastian BOJ akan membatasi kenaikan Yen Jepang terhadap USD
Yen Jepang (JPY) menarik aksi beli baru pada hari Selasa(19/11), yang, bersama dengan pergerakan harga Dolar AS (USD) yang lemah, menyeret pasangan USD/JPY ke level 154,00 selama sesi Asia.
Spekulasi bahwa otoritas Jepang dapat melakukan intervensi untuk menopang mata uang domestik, bersama dengan risiko geopolitik, ternyata menjadi faktor utama yang mendukung JPY sebagai tempat berlindung yang aman. Sementara itu, imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih rendah membuat investor USD bersikap defensif, yang selanjutnya menguntungkan JPY yang berimbal hasil lebih rendah.
Meskipun demikian, ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga berikutnya oleh Bank of Japan (BOJ) dan sentimen risiko yang berlaku seharusnya membatasi kenaikan yang berarti bagi JPY.
Lebih jauh, ekspektasi bahwa kebijakan Presiden terpilih AS Donald Trump yang banyak digembar-gemborkan akan bersifat inflasioner dan membatasi ruang lingkup pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve (Fed) seharusnya bertindak sebagai pendorong bagi imbal hasil Treasury AS. Hal ini pada gilirannya menguntungkan kekuatan USD dan mungkin membantu membatasi penurunan pada pasangan USD/JPY.(Azf)
Sumber: FXStreet