• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

28 October 2025 11:30  |

Risk-On Global, Perak Kena Tekan

Harga perak (XAG/USD) kembali melemah di sesi Asia pada hari Selasa, terjadi di sekitar $46,80 per troy ounce setelah sempat turun hampir 3,8% di sesi sebelumnya. Ini jadi hari ketiga berturut-turut perak berada di tekanan jual. Penyebab utamanya: pasar global lagi masuk mode “risk-on” karena optimisme kesepakatan dagang AS–Tiongkok. Ketika investor merasa hubungan dua ekonomi terbesar dunia akan adem, kebutuhan membuat lari ke aset aman seperti perak menurun.

Para pejabat senior AS dan Tiongkok akhir pekan lalu mengatakan mereka sudah menyusun kerangka awal kesepakatan, termasuk soal tarif dan kontrol ekspor. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan ancaman tarif 100% dari Trump pada barang-barang Tiongkok “praktis sudah tidak berlaku,” dan Tiongkok setuju untuk menunda kontrol ekspor rare earth selama satu tahun sambil meninjau ulang kebijakannya. Sentimen positif ini membuat pasar membaca: risiko eskalasi perdagangan turun, prospek permintaan stabil global, jadi investor lebih berani mengambil risiko di saham dan komoditas siklikal — bukan di safe haven macam silver.

Meski begitu, ada batas bawah yang menahan kejatuhan perak terlalu jauh. Pelaku pasar hampir yakin Federal Reserve akan memangkas suku bunga lagi sebesar 25 basis poin pada hari Rabu, yang akan menurunkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Proabilitas pemangkasan ini bahkan sudah dihargakan pasar hampir mendekati pasti, termasuk peluang pemotongan lanjutan di bulan Desember. Suku bunga yang lebih rendah biasanya positif untuk logam mulia seperti perak karena perak tidak memberikan bunga — jadi “biaya peluang” memegang perak jadi lebih kecil kalau imbal hasil dolar ikut turun.

Tapi gambarnya tidak sepenuhnya rapi. Shutdown pemerintah AS ikut menambah ancaman terhadap kebijakan The Fed. Di internal Fed sendiri masih ada perdebatan: apakah mereka harus cepat turunkan suku bunga untuk melindungi pasar tenaga kerja yang mulai melemah, atau tahan dulu karena inflasi AS masih di atas target 2%. Buat perak, artinya begini: jangka pendek sentimen damai dagang bikin harga ditekan ke area $46-an, tapi ke depan, nada The Fed akan jadi kunci apakah perak bisa mantul lagi atau lebih lanjut diseret turun.(Asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai