• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

30 December 2025 22:39  |

Perak Rebound Tajam, Meski Di Tengah Tekanan

Perak pulih setelah mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya, dengan harga kembali naik di atas $75 per ons pada hari Selasa (30/12), setelah jatuh 9% pada hari sebelumnya. Meskipun aksi ambil untung dan persyaratan margin yang lebih ketat di bursa memberikan tekanan, logam putih ini tetap berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan bulanan sebesar 33%, didorong oleh kekurangan pasokan yang berkelanjutan. Emas juga mencatatkan sedikit kenaikan, meskipun mengalami penurunan terbesar dalam dua bulan.

Meskipun ada koreksi harga jangka pendek, perak dan emas tetap berada di jalur untuk kinerja tahunan terbaik mereka sejak 1979. Kenaikan harga perak didukung oleh permintaan yang tinggi dari investor spekulatif di Tiongkok, serta pembelian besar oleh bank sentral dan aliran dana ke ETF berbasis logam mulia. Namun, fluktuasi harga baru-baru ini lebih banyak dipengaruhi oleh aksi teknis, seperti pengambilan keuntungan dan penyesuaian posisi.

Bursa juga bergerak untuk mengekang risiko, dengan menaikkan margin pada kontrak perak berjangka Comex. Ini memaksa sebagian besar pedagang untuk menutup posisi mereka. Namun, kekurangan pasokan fisik dan pembatasan perdagangan di pasar global, terutama yang dipengaruhi oleh kebijakan AS, tetap menjadi faktor utama yang mendorong harga perak dan logam mulia lainnya.

Keberlanjutan tren positif ini juga mencerminkan adanya defisit pasokan yang lebih besar dan persediaan yang terkonsentrasi di pasar. Analis Motilal Oswal Financial Services Ltd. menyebutkan bahwa pasar perak tengah mengalami perubahan dalam cara harga dan perdagangan ditentukan. Harga perak spot naik 5,2% menjadi $75,87 per ons, sementara platinum dan palladium juga mengalami kenaikan yang signifikan setelah penurunan besar pada sesi sebelumnya.

Dengan dinamika pasar yang terus berkembang dan ketegangan geopolitik yang meningkat, perak dan logam mulia lainnya diperkirakan akan tetap menjadi aset favorit bagi investor yang mencari perlindungan, terutama dengan adanya potensi untuk kebijakan moneter yang lebih longgar di masa depan. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai