• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

29 December 2025 14:55  |

Perak Mundur dari Rekornya Usai Tembus $80

Harga perak terkoreksi tajam setelah untuk pertama kalinya menembus level USD 80 per ons. Aksi ambil untung terjadi usai reli pemecah rekor yang didorong oleh ketidakseimbangan struktural antara pasokan dan permintaan.

Logam putih ini sempat anjlok lebih dari 5% pada Senin dalam pergerakan yang sangat volatil, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di USD 84 per ons. Sepanjang sesi, harga bergerak liar di atas dan di bawah penutupan hari sebelumnya. Pelemahan dolar AS serta meningkatnya ketegangan geopolitik turut memperkuat daya tarik logam mulia menjelang akhir tahun, di mana reli juga mendorong emas, platinum, dan paladium ke level tertinggi baru pekan lalu.

Pergerakan ekstrem pada Senin juga dipicu komentar Elon Musk selama akhir pekan yang menyoroti meningkatnya euforia investor terhadap logam mulia. Menanggapi cuitan soal pembatasan ekspor China, Musk menulis di X: “Ini tidak baik. Perak dibutuhkan dalam banyak proses industri.”

Kebijakan China tersebut pada dasarnya merupakan kelanjutan dari aturan sebelumnya dan pertama kali diumumkan Kementerian Perdagangan pada 30 Oktober. Meski China termasuk tiga produsen perak terbesar dunia — sebagian besar sebagai produk sampingan logam industri — negara itu juga merupakan konsumen terbesar dunia, sehingga bukan eksportir utama.

“Atmosfer spekulasi sangat kuat,” kata Wang Yanqing, analis China Futures Ltd. Ia menambahkan bahwa pembahasan soal pengetatan ekspor oleh Beijing tidak berdasar. “Ada hype soal ketatnya pasokan fisik, dan kondisinya sekarang sudah agak ekstrem.”

Sejumlah bursa mulai menekan risiko. CME Group Inc. menyatakan margin untuk beberapa kontrak futures perak Comex akan dinaikkan mulai Senin, langkah yang menurut Wang dapat membantu meredam spekulasi.

Akselerasi harga perak — yang di puncaknya berpotensi mencatat kinerja tahunan terbaik sejak 1951 — menutup reli logam mulia sepanjang tahun. Kenaikan ini didorong oleh pembelian besar bank sentral, arus masuk ke ETF, serta tiga kali pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS. Suku bunga yang lebih rendah menguntungkan komoditas yang tidak memberikan imbal hasil bunga, dan pelaku pasar bertaruh akan ada pemangkasan lanjutan pada 2026.

“Jangan salah: kita sedang menyaksikan gelembung generasi pada perak,” ujar Tony Sycamore, analis pasar di IG Australia. “Dengan pengembangan tambang baru yang bisa memakan waktu hingga 10 tahun dan modal mengalir deras ke gelembung logam mulia, sulit memprediksi kapan tekanan akan mereda.”

Dalam sepekan terakhir, friksi di Venezuela — di mana AS memblokade kapal tanker minyak — serta serangan Washington terhadap ISIS di Nigeria juga menambah daya tarik aset safe haven. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,8% pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak Juni. Pelemahan dolar umumnya mendukung harga logam mulia.

Perak mengungguli emas karena beberapa faktor. Pasarnya lebih tipis dan likuiditas bisa cepat mengering. Berbeda dengan emas London yang ditopang sekitar USD 700 miliar bullion yang bisa dipinjamkan saat terjadi tekanan, perak tidak memiliki cadangan serupa. Tekanan pasokan historis terjadi pada Oktober, dan gudang di London menerima arus masuk signifikan sejak itu.

Dampaknya terasa di wilayah lain. Di China, stok perak di gudang yang terhubung dengan Shanghai Futures Exchange bulan lalu turun ke level terendah sejak 2015. Selain itu, sebagian besar perak siap pakai dunia masih berada di New York, sambil menunggu hasil penyelidikan Departemen Perdagangan AS terkait risiko keamanan nasional dari impor mineral kritis, yang berpotensi membuka jalan bagi tarif.

Berbeda dengan emas, perak memiliki banyak kegunaan nyata, seperti pada panel surya, pusat data AI, dan elektronik. Dengan persediaan mendekati titik terendah sepanjang sejarah, ada risiko kekurangan pasokan yang dapat memengaruhi berbagai industri.

“Pendorong utama belakangan ini adalah ketidakseimbangan pasokan–permintaan yang sangat parah, memicu perebutan perak fisik,” kata Sycamore. “Pembeli kini membayar premi sekitar 7% untuk pengiriman segera dibanding menunggu satu tahun.”

Indikator teknikal menunjukkan reli perak mungkin sudah terlalu cepat dan terlalu tinggi. Indeks kekuatan relatif (RSI) 14 hari berada di atas 76, melampaui level 70 yang menandakan kondisi overbought.

Harga spot perak turun 4,2% ke USD 75,97 per ons pada pukul 15.30 waktu Singapura, setelah sebelumnya menyentuh rekor USD 84,01. Emas melemah 1,4% ke USD 4.471,48, di bawah rekor USD 4.549,92 yang tercapai Jumat lalu. Platinum anjlok 6,8% dan paladium merosot 13%.(yds)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai