Sebenarnya Ada Apa di Balik Kenaikan Perak?
Harga perak saat ini stabil dan masih berada dalam jarak sekitar satu dolar dari rekor tertingginya. Logam putih ini diperdagangkan di kisaran $57,90 per ons, setelah melesat lebih dari 8% hanya dalam dua sesi terakhir. Lonjakan ini terjadi di tengah spekulasi para pedagang bahwa pasokan perak akan makin ketat, sehingga mendorong permintaan dan harga tetap tinggi.
Pada bulan Oktober, arus perak dalam jumlah besar mengalir ke London untuk meredakan tekanan di pasar, namun kondisi ini justru menekan pusat-pusat perdagangan lain. Persediaan perak yang terkait dengan gudang Shanghai Futures Exchange bahkan turun ke level terendah dalam satu dekade. Kondisi ini memberi sinyal bahwa stok fisik perak di beberapa kawasan mulai menipis, sehingga menambah kekhawatiran akan ketatnya pasokan.
Selain faktor pasokan, perak dan emas juga didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan kembali memangkas suku bunga minggu depan. Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan pemotongan sebesar seperempat poin pada pertemuan The Fed berikutnya. Pada pukul 7:17 pagi waktu Singapura, perak bergerak tipis di sekitar $57,8879 per ons, sementara emas cenderung stabil setelah sedikit melemah di sesi sebelumnya. Di sisi lain, indeks Spot Dolar Bloomberg berakhir datar pada hari Senin, dan harga paladium serta platinum tercatat sedikit lebih rendah. (az)
Sumber: Newsmaker.id