• Mon, May 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 May 2026 12:30  |

Oil Masih Mencoba Bertahan ditengah Konflik Hormuz

Harga minyak bergerak stabil pada perdagangan Senin (4/05), di tengah keraguan pasar terhadap rencana Presiden AS Donald Trump untuk memandu kapal-kapal netral keluar melalui Selat Hormuz. Brent bertahan di atas US$108 per barel setelah sempat turun tajam pada awal perdagangan, sementara WTI bergerak di sekitar US$102 per barel.

Rencana AS tersebut dimaksudkan untuk membantu kapal-kapal yang terjebak akibat perang dengan Iran agar dapat melewati jalur strategis tersebut. Trump mengatakan Washington akan berupaya membantu kapal dan kru keluar dengan aman dari Selat Hormuz, namun pasar masih mempertanyakan apakah rencana itu benar-benar dapat dijalankan tanpa memicu ketegangan baru.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah sebuah tanker dilaporkan terkena proyektil di perairan sekitar 78 mil laut utara Fujairah, Uni Emirat Arab. Meski awak kapal dilaporkan selamat, insiden ini memperkuat pandangan bahwa risiko keamanan di jalur pengiriman energi utama dunia masih sangat tinggi.

AS disebut menyiapkan dukungan militer, termasuk kapal perusak berpeluru kendali, pesawat, dan drone untuk mendukung keamanan pelayaran. Namun, Iran memberikan respons dingin dan memperingatkan bahwa setiap campur tangan AS di Selat Hormuz dapat dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Ketegangan ini membuat harga minyak tetap rentan bergerak liar. Selama Selat Hormuz belum benar-benar aman dan blokade masih berlangsung, pasar akan terus mencemaskan gangguan pasokan, kenaikan inflasi, serta potensi perlambatan ekonomi global akibat harga energi yang tinggi.

5 Inti Poin:

- Harga Brent bertahan di atas US$108 per barel, sementara WTI berada di sekitar US$102 per barel.

- Trump berencana membantu kapal netral keluar melalui Selat Hormuz.

- Sebuah tanker dilaporkan terkena proyektil dekat Fujairah, namun awak kapal selamat.

- Iran memperingatkan campur tangan AS di Hormuz bisa dianggap pelanggaran gencatan senjata.

- Risiko pasokan minyak tetap tinggi selama Selat Hormuz belum kembali aman.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai