• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

6 December 2025 03:51  |

Minyak Melesat, Dapat Dukungan Fed dan Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik hampir 1% ke level tertinggi dua minggu pada hari Jumat (5/12), didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga minggu depan—langkah yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi—serta ketidakpastian geopolitik yang berpotensi menghambat pasokan dari Rusia dan Venezuela.

Kontrak berjangka Brent naik 49 sen, atau 0,8%, menjadi $63,75 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 41 sen, atau 0,7%, menjadi $60,08 per barel. Kedua harga tersebut merupakan penutupan tertinggi sejak 18 November.

Secara mingguan, Brent naik sekitar 1% dan WTI naik sekitar 3%, menandai kenaikan dua minggu berturut-turut bagi kedua acuan harga tersebut.

Investor mencerna laporan inflasi AS dan menyesuaikan kembali ekspektasi mereka bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan 9–10 Desember mendatang. Pengeluaran konsumen AS meningkat secara moderat pada September setelah tiga bulan pertumbuhan solid, mengindikasikan pelemahan momentum ekonomi pada akhir kuartal ketiga akibat pasar tenaga kerja yang lesu dan tingginya biaya hidup.

Menurut alat FedWatch dari CME Group, para pelaku pasar kini memperkirakan peluang 87% bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin minggu depan.

Di sisi lain, pejabat tinggi AS dan Tiongkok melakukan panggilan telepon pada hari Jumat untuk membahas perdagangan, termasuk upaya lanjutan dalam penerapan kesepakatan perdagangan mereka. Dalam berita perdagangan lainnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan bertemu dengan para pemimpin Meksiko dan Kanada pada hari Jumat untuk membahas isu perdagangan setelah mereka berkumpul di Washington untuk pengundian Piala Dunia 2026.

Setiap pembicaraan yang berpotensi mengurangi ketegangan perdagangan antara AS dan negara lain dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai