Emas Terus Naik Menyusul Meningkatnya Konflik Ukraina-Rusia
Emas terus naik selama dua hari, dengan meningkatnya permintaan aset safe haven menyusul meningkatnya ketegangan dalam perang Rusia melawan Ukraina.
Emas batangan diperdagangkan di atas $2.638 per ons setelah naik lebih dari 2% selama dua hari pertama di pekan ini. Pada hari Selasa, emas naik bersama dengan Obligasi Pemerintah AS setelah Presiden Vladimir Putin menyetujui doktrin nuklir terbaru yang memperluas ketentuan untuk menggunakan senjata atom dan Ukraina melakukan serangan pertamanya dengan rudal Amerika di Rusia. Investor biasanya mencari aset yang aman dalam logam mulia pada saat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.
Kekuatan emas pekan ini juga dibantu oleh penurunan dolar AS, yang telah membalikkan sebagian kenaikan kuatnya yang diperoleh mata uang tersebut pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden.
Emas batangan telah reli lebih dari seperempat tahun ini, dengan keuntungan yang didukung oleh pembelian bank sentral, peralihan Federal Reserve ke pelonggaran moneter, dan ketegangan geopolitik di Eropa serta Timur Tengah. Goldman Sachs Group Inc. telah mendukung logam tersebut untuk memperpanjang kenaikannya hingga $3.000 per ons tahun depan.
Harga emas spot naik 0,2% menjadi $2.638,51 per ons pada pukul 8:35 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, setelah turun hampir 1% selama tiga sesi sebelumnya. Harga perak naik, harga paladium turun, dan harga platinum stabil.(yds)
Sumber: Bloomberg