• Tue, Jun 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

16 June 2026 07:25  |

Gold Tahan Penguatan, Hormuz Jadi Kunci Pasar

Harga emas bertahan menguat di sekitar US$4.309/oz setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Selat Hormuz berpotensi dibuka kembali pada Jumat. Sebelumnya, emas naik 2,2% setelah AS dan Iran mengumumkan kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang dan mencabut blokade maritim di kawasan tersebut.

Kenaikan emas terjadi karena pasar menilai pembukaan Hormuz dapat meredakan tekanan energi dan inflasi global. Minyak masih tertahan di area lebih rendah, dengan WTI dekat US$81/barel setelah turun hampir 5% pada Senin, sementara Brent berakhir di sekitar US$83/barel. Jika harga minyak tetap turun, tekanan inflasi bisa ikut mereda.

Bagi emas, ini menjadi perubahan penting. Selama perang berlangsung sejak akhir Februari, emas justru banyak tertekan karena minyak yang tinggi mendorong inflasi dan membuat bank sentral berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Karena emas tidak memberikan imbal hasil, suku bunga tinggi biasanya menjadi beban bagi bullion.

Meski begitu, pasar masih berhati-hati. Sekutu AS disebut belum terlalu yakin arus energi dan komoditas melalui Hormuz bisa pulih cepat. Selain itu, kesepakatan AS–Iran masih perlu diformalkan, sehingga pergerakan emas dalam jangka pendek masih bisa bergejolak.

Fokus utama pekan ini juga tertuju pada keputusan bank sentral, terutama Federal Reserve di bawah Ketua baru Kevin Warsh. Spot gold naik tipis 0,1% ke US$4.316,51/oz pada pagi Asia, sementara silver sedikit turun ke US$69,87 setelah naik kuat pada sesi sebelumnya. Arah berikutnya akan sangat dipengaruhi oleh harga minyak, dolar AS, yield, dan sinyal The Fed soal suku bunga.

5 poin inti:

- Emas bertahan di sekitar US$4.315/oz setelah reli kuat sesi sebelumnya.

- Trump mengatakan Selat Hormuz bisa dibuka kembali penuh pada Jumat.

- Minyak yang turun meredakan kekhawatiran inflasi dan mendukung emas.

- Pasar masih hati-hati karena pemulihan arus energi belum pasti cepat.

- Fokus berikutnya ada pada The Fed, yield AS, dolar, dan implementasi deal AS–Iran.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai