Emas Siap Catat Kenaikan Mingguan, Pasar Tunggu NFP AS
Harga emas menguat pada Jumat (8/5) dan berada di jalur mencatat kenaikan mingguan ketika investor menyeimbangkan optimisme atas potensi kesepakatan damai AS-Iran dengan kehati-hatian terkait gencatan senjata yang masih rapuh, menjelang rilis data tenaga kerja AS.
Emas spot naik 0,7% menjadi US$4.717,47 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat 0,4% ke US$4.727,56. Sepanjang pekan ini, bullion naik hampir 2% setelah memantul dari level terendah satu bulan pada awal Mei.
Perhatian pasar tetap tertuju pada dinamika Timur Tengah setelah pasukan AS dan Iran saling tembak pada Kamis di dekat Selat Hormuz, yang disebut sebagai pelanggaran paling serius sejak gencatan senjata berlaku sekitar sebulan terakhir. Iran menyatakan kondisi di wilayah pesisir terdampak kembali normal, sementara Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata masih berjalan. Di tengah ketidakpastian tersebut, emas mempertahankan daya tariknya sebagai aset lindung nilai, sekaligus diuntungkan oleh pendinginan harga minyak dari puncaknya yang menurunkan kekhawatiran inflasi.
Dari sisi transmisi fundamental, meredanya tekanan inflasi berpotensi mengurangi ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan, sehingga mendukung permintaan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Pelemahan tipis dolar AS pada pertengahan pekan juga membantu menopang harga, meski indeks dolar tercatat hanya bergerak sekitar 0,1% pada sesi Asia setelah sebelumnya berakhir relatif datar dalam perdagangan yang volatil.
Pelaku pasar cenderung menahan posisi besar menjelang laporan non-farm payrolls AS yang dapat membentuk ulang ekspektasi kebijakan The Fed. Konsensus memperkirakan pertumbuhan payrolls 65.000 dengan tingkat pengangguran stabil di 4,3%; angka yang jauh lebih lemah berpotensi memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga dan menjadi katalis bagi emas.
Di luar emas, perak spot naik 2,1% ke US$80,11 per ons dan platinum naik 1,4% ke US$2.053,60, sementara tembaga juga menguat terbatas di LME dan pasar AS.(yds)
Sumber: Newsmaker.id