• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 February 2026 21:21  |

Emas Bertahan Kuat, Meski Data Tenaga Kerja AS Mengejutkan

Harga emas menguat pada Rabu (11/2) dan tetap bertahan di atas level psikologis US$5.000/oz, meski pasar baru saja menerima data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan. XAU/USD terpantau di kisaran US$5.076/oz, naik sekitar 1% (real-time), menandakan minat beli masih aktif walau sentimen suku bunga sempat berbalik lebih “hawkish”.

Pemicu utamanya datang dari rilis Nonfarm Payrolls (NFP) Januari yang menunjukkan penambahan 130.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran turun ke 4,3%. Data ini langsung mengubah cara pasar membaca langkah The Fed: peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat mengecil, sementara ekspektasi penurunan berikutnya cenderung bergeser lebih mundur.

Namun, emas tidak otomatis melemah karena “cerita besarnya” belum hilang: volatilitas pasca-rally besar akhir Januari, kekhawatiran arah kebijakan, serta kebutuhan lindung nilai (hedging) menjelang rangkaian data lanjutan—terutama inflasi. Di saat yang sama, data konsumsi yang sebelumnya melemah juga masih membayangi, sehingga sebagian pelaku pasar menilai ekonomi belum benar-benar aman dari perlambatan.

Dari sisi pasar obligasi, data NFP yang solid mendorong penyesuaian imbal hasil (yield) dan menahan ruang reli emas supaya tidak terlalu liar. Bloomberg mencatat yield 10-tahun naik ke sekitar 4,20% dan pasar uang menggeser perkiraan timing pemangkasan suku bunga ke Juli dari sebelumnya Juni—kondisi yang biasanya jadi “rem” untuk emas, tapi kali ini tidak cukup kuat untuk membalikkan arah.

Ke depan, fokus trader biasanya akan mengunci dua hal: (1) apakah dolar lanjut menguat pasca re-pricing suku bunga, dan (2) apakah data inflasi memperkuat atau justru merusak narasi “Fed bakal lebih longgar”. Selama ketidakpastian itu masih tinggi, emas cenderung tetap punya bantalan—meski naiknya bisa lebih bertahap dan rawan “tarik-ulur” intraday. (Arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
BIAS23.com NM23 Ai