• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 February 2026 15:54  |

Rebound Emas Tertahan: Pasar Masih Tarik-Ulur

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pada sesi Eropa hari Jumat (6/2), emas spot bergerak di kisaran $4.859 per ons.

Dorongan penguatan emas hari ini datang dari perubahan sentimen risiko global. Saat pasar saham bergerak rapuh dan investor cenderung defensif, aliran dana ke aset safe-haven kembali muncul—dan emas jadi penerima manfaatnya. Di waktu yang sama, tanda pelemahan pasar tenaga kerja AS ikut menjaga ekspektasi pasar bahwa The Fed masih punya ruang pelonggaran pada 2026, yang biasanya mendukung aset non-yield seperti emas.

Dari sisi mata uang, dolar AS yang melemah tipis memberi ruang tambahan untuk emas, karena emas dihargai dalam dolar. Namun dorongan ini belum cukup kuat untuk memaksa harga “breakout” di atas $4.900, sehingga pergerakan emas lebih terlihat seperti fase pemulihan dan konsolidasi daripada tren naik baru.

Faktor geopolitik juga ikut menjaga permintaan safe-haven. Gedung Putih menegaskan diplomasi tetap menjadi opsi utama Presiden Donald Trump dalam menghadapi Iran, tetapi opsi militer disebut masih ada. Kombinasi “diplomasi jalan, risiko belum hilang” membuat emas tetap relevan sebagai pelindung risiko, walau pasar belum berani mendorong harga ke level lebih tinggi secara agresif.

Yang menahan laju emas saat ini adalah campuran faktor “hawkish”: pasar memperkirakan sosok Ketua The Fed berikutnya, Kevin Warsh, bisa membawa nada kebijakan yang lebih tegas dibanding ekspektasi dovish. Selain itu, pasar derivatif juga masih berada dalam mode manajemen risiko setelah CME kembali menaikkan margin emas-perak, yang cenderung menekan spekulasi dan membuat pergerakan harga mudah tersendat di area resistance.

Peta teknikal jangka pendek: area $4.900 tetap jadi resistance psikologis sekaligus titik “uji nyali” buyer. Selama gagal tembus dan bertahan di atasnya, emas rawan bolak-balik (whipsaw) di range. Support penting berada di $4.800, lalu $4.700, dan zona bawah $4.655 (low hari ini).

Kesimpulannya, emas masih ditopang oleh kombinasi risk-off, dolar yang tidak terlalu kuat, dan risiko geopolitik—tetapi reli ke atas $4.900 masih butuh katalis yang lebih tegas. Selama sinyal campuran ini bertahan, peluang terbesar emas adalah konsolidasi lebar: naik-turun cepat di dalam range, sambil menunggu pemicu berikutnya dari data AS dan headline geopolitik. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
BIAS23.com NM23 Ai