Emas Makin Kuat, Tunggu ADP & ISM
Harga emas melanjutkan penguatannya mendekati $5.100 pada Rabu (4/2) dan sempat mencetak level tertinggi mingguan di sesi Eropa. Emas spot terakhir berada di sekitar $5.082,94 per ons (+2,9%), menjaga momentum rebound setelah reli besar sehari sebelumnya.
Sentimen safe-haven kembali dominan setelah tensi AS–Iran memanas. Pasar bereaksi terhadap laporan bahwa AS menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk AS USS Abraham Lincoln di Laut Arab—kejadian yang langsung menghidupkan lagi “risk premium” geopolitik.
Dari sisi makro, emas juga terbantu karena dolar AS belum mampu pulih kuat. Ketidakpastian arah kebijakan The Fed (ditambah penundaan sebagian data ketenagakerjaan) membuat pasar lebih berhati-hati, sehingga aset tanpa imbal hasil seperti emas tetap punya ruang untuk menguat saat permintaan lindung nilai meningkat.
Kalau ditarik beberapa hari ke belakang, gerak emas ini memang ekstrem. Harga sempat “dibanting” sampai $4.403,24 pada Senin, lalu memantul agresif—sehingga kini emas sudah naik sekitar $680 dari titik rendah tersebut dan mulai mendekati lagi level psikologis $5.100.
Selanjutnya, pasar menunggu pemicu baru dari data AS malam ini: ADP Employment Change dan ISM Services PMI. Dua rilis ini bisa menggeser ekspektasi suku bunga dan mengubah arah dolar—yang pada akhirnya ikut menentukan apakah emas sanggup menembus dan bertahan di atas $5.100 atau justru kembali volatile. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id