• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

7 October 2025 22:06  |

Survei The Fed: Ekspektasi Inflasi untuk Tahun Depan Meningkat

Konsumen melihat inflasi yang lebih tinggi di tahun depan, dengan tanda-tanda bahwa rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah merasakan sebagian besar beban tekanan harga yang meningkat, menurut survei bulanan dari Federal Reserve Bank of New York.

Ekspektasi kenaikan harga konsumen satu tahun ke depan melonjak menjadi 3,4% pada bulan September dari 3,2% pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini paling signifikan untuk rumah tangga berpenghasilan kurang dari $50.000, dan untuk konsumen dengan pendidikan paling tinggi sekolah menengah atas. Estimasi inflasi tahunan lima tahun ke depan juga naik menjadi 3% dari 2,9%, sementara ukuran untuk tiga tahun ke depan tidak berubah di 3%.

Pejabat Fed dengan cermat mengikuti estimasi kenaikan harga konsumen, mencoba menilai apakah tarif akan menghasilkan kenaikan harga satu kali atau mendorong guncangan inflasi yang lebih persisten. Menyusul keputusan mereka untuk menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase bulan lalu, para pembuat kebijakan menunjukkan mayoritas tipis mendukung setidaknya dua pemotongan suku bunga seperempat poin lagi tahun ini.

Namun, beberapa pejabat telah menyatakan kehati-hatian atas pemotongan tambahan, karena ukuran inflasi yang mendasarinya masih sekitar satu poin persentase di atas target 2% mereka. The New York Fed adalah salah satu dari beberapa survei yang menunjukkan penurunan sentimen konsumen terhadap ekonomi, karena inflasi tetap tinggi dan bisnis menarik diri dari perekrutan.

Ekspektasi konsumen terhadap pasar tenaga kerja terus memburuk dalam survei tersebut. Probabilitas yang dirasakan untuk kehilangan pekerjaan dalam 12 bulan ke depan meningkat, dan ekspektasi untuk tingkat pengangguran secara keseluruhan meningkat. Di sisi lain, peluang yang dirasakan untuk mendapatkan pekerjaan dalam tiga bulan ke depan sedikit pulih pada bulan September setelah mencatat penurunan bulanan tertajam yang pernah tercatat pada bulan Agustus.

Persepsi rumah tangga tentang keuangan mereka sendiri beragam. Lebih banyak konsumen mengatakan bahwa mereka lebih baik daripada tahun lalu, tetapi porsi peserta yang percaya bahwa situasi mereka akan memburuk di tahun mendatang juga meningkat. (Arl)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
FISCAL & MONETARY

BOJ Pertahankan Suku Bunga, Pangkas Prospek Pertumbuhan PDB

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah pada 0,5% selama pertemuannya di bulan Mei...

1 May 2025 10:46
BIAS23.com NM23 Ai