Williams The Fed: Kebijakan Ketat Bisa Bebani Pasar Tenaga Kerja
Presiden Federal Reserve (The Fed Bank of New York), John C. Williams, menyampaikan pernyataannya pada hari Senin (29/9), menyatakan kehati-hatiannya secara umum terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut, tetapi mengakui bahwa kebijakan suku bunga The Fed saat ini lebih condong ke sisi restriktif, di saat risiko yang jelas terhadap data ekonomi yang mendasarinya tampak lebih berat terhadap pelemahan pasar tenaga kerja.
Sorotan Utama
Kebijakan moneter masih bersifat restriktif, kita masih berada dalam posisi untuk menekan inflasi.
Kita masih perlu menempuh jalan panjang untuk mencapai target inflasi 2%.
The Fed sedang melakukan tindakan penyeimbangan, inflasi yang mendasarinya sedang moderat.
The Fed telah melihat pasar tenaga kerja yang tangguh yang secara bertahap melemah.
Tarif telah memberikan dampak inflasi yang moderat atau sedang.
Kebijakan sedang melakukan tindakan penyeimbangan saat ini.
Saya tidak ingin melihat pelemahan pasar tenaga kerja terlalu jauh.
Pasar tenaga kerja telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa.
Risiko terhadap target ketenagakerjaan semakin meningkat.
Beberapa risiko inflasi positif telah surut. Memang masuk akal untuk memangkas suku bunga.
Kebijakan Fed seharusnya didorong oleh data tersebut.
Kebijakan moneter tetap restriktif, namun masih mampu menekan inflasi. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com