Prakiraan FOMC : The Fed Main Aman, Fokus ke September
Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan keputusan suku bunga dan menerbitkan pernyataan kebijakan setelah pertemuan kebijakan bulan Juli pada hari Rabu (30/7).
Pelaku pasar secara luas mengantisipasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan pengaturan kebijakan untuk pertemuan kelima berturut-turut setelah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 4,25%-4,50% Desember lalu.
CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa investor hampir tidak melihat peluang penurunan suku bunga pada bulan Juli, sementara memperkirakan probabilitas penurunan sebesar 25 bps pada bulan September sekitar 64%. Posisi pasar ini menunjukkan bahwa Dolar AS menghadapi risiko dua arah menjelang acara tersebut.
Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) yang direvisi, yang diterbitkan pada bulan Juni, menunjukkan bahwa proyeksi para pembuat kebijakan menyiratkan penurunan suku bunga sebesar 50 bps pada tahun 2025, diikuti oleh penurunan sebesar 25 bps pada tahun 2026 dan 2027. Tujuh dari 19 pejabat Fed memperkirakan tidak akan ada penurunan suku bunga pada tahun 2025, dua di antaranya memperkirakan satu penurunan suku bunga, sementara delapan di antaranya memproyeksikan dua penurunan suku bunga, dan dua di antaranya memperkirakan tiga penurunan suku bunga tahun ini.
Setelah pertemuan bulan Juni, Gubernur Fed Christopher Waller menyuarakan dukungannya terhadap penurunan suku bunga pada bulan Juli dalam pernyataan publiknya, dengan alasan bahwa mereka tidak boleh menunggu hingga pasar tenaga kerja bermasalah sebelum melonggarkan kebijakan. Senada dengan itu, Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan bahwa ia terbuka untuk menurunkan suku bunga sesegera mungkin pada bulan Juli karena tekanan inflasi masih terkendali. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperluas upayanya untuk menekan bank sentral AS agar menurunkan suku bunga pada bulan Juli. Saat berpidato di hadapan wartawan bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada hari Senin, Trump menegaskan kembali bahwa ekonomi AS dapat membaik jika Fed menurunkan suku bunga.
Menjelang pertemuan The Fed, "FOMC kembali diperkirakan akan mempertahankan sikap kebijakannya minggu depan, dengan Komite mempertahankan suku bunga di 4,25%-4,50%," ujar analis di TD Securities. "Kami memperkirakan Powell akan mengulangi sikap kebijakannya yang sabar dan bergantung pada data, sambil tetap mempertahankan fleksibilitas terkait langkah Komite selanjutnya di bulan September. Kami yakin dua perbedaan pendapat, dari Gubernur Bowman dan Waller, kemungkinan akan terjadi dalam pertemuan ini." (Arl)
Sumber: Fxstreet