Daly: Terlalu Lama Menunggu Bisa Bikin The Fed Ketinggalan Momen!
Presiden Federal Reserve (Fed) Bank of San Francisco, Mary Daly, menjadi berita utama pada hari Kamis (10/7), menindaklanjuti komentar sebelumnya dari rekan pembuat kebijakan The Fed, Christopher Waller, tetapi mengambil pendekatan yang lebih terukur dalam membahas potensi penurunan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Sorotan Utama
Perekonomian berada dalam kondisi yang baik, pertumbuhan dan lapangan kerja solid, inflasi mereda.
The Fed memiliki kemampuan untuk memulihkan stabilitas harga secara perlahan, mengingat kondisi perekonomian saat ini.
Kebijakan moneter masih restriktif.
Pasar tenaga kerja mendingin dan pertumbuhan melambat, tetapi data tidak melemah secara signifikan.
Daly tidak memperkirakan dampak inflasi yang sangat persisten dari tarif.
Daly mengatakan sudah waktunya untuk mempertimbangkan penyesuaian suku bunga.
Daly melihat dua penurunan suku bunga sebagai kemungkinan hasil bagi The Fed.
Ada ketidakpastian yang besar seputar prospek kebijakan.
Dengan penurunan suku bunga, The Fed membutuhkan kelanjutan tren data saat ini.
Penawaran dan permintaan pasar tenaga kerja secara kasar seimbang.
Fundamental ekonomi mendukung pergerakan menuju suku bunga yang lebih rendah di beberapa titik.
Melemahnya pasar tenaga kerja riil dapat mendorong penurunan suku bunga, tetapi masalah inflasi dapat mengarah ke arah sebaliknya.
The Fed harus selalu berpikiran terbuka tentang perubahan suku bunga.
Mempertimbangkan penurunan suku bunga selama musim gugur.
Data klaim pengangguran terbaru menunjukkan hasil positif.
Pembatasan imigrasi belum menghasilkan kenaikan upah.
Bisnis dan rumah tangga berada dalam posisi yang baik.
Melihat sedikit kelegaan bahwa tarif tidak setinggi yang diperkirakan. (Arl)
Sumber: Fxstreet