Preview Risalah FOMC: Ekspektasi Cut Rate Makin Dekat Ditengah Gejolak Tarif
Risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS (The Fed) pada 17–18 Juni akan dipublikasikan hari Rabu pukul 18:00 GMT (Kamis dini hari WIB). Dalam pertemuan tersebut, para pengambil kebijakan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25%–4,5%. Namun, ringkasan proyeksi ekonomi (Summary of Economic Projections/SEP) yang diperbarui menunjukkan bahwa The Fed memperkirakan akan ada dua kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun 2025.
The Fed Tahan Suku Bunga di Juni, Tapi Masih Buka Peluang Pelonggaran
Federal Open Market Committee (FOMC) memilih untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Juni. Dalam pernyataan kebijakan resminya, bank sentral AS menyebut bahwa inflasi masih “sedikit tinggi,” sementara kondisi pasar tenaga kerja tetap solid dengan tingkat pengangguran yang rendah.
SEP juga menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan masih memperkirakan penurunan total suku bunga sebesar 50 bps pada tahun 2025. Namun, mereka hanya memproyeksikan pemangkasan sebesar 25 bps pada tahun 2026, turun dari 50 bps dalam proyeksi Maret lalu.
Dalam konferensi pers pasca-pertemuan, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk melakukan penyesuaian kebijakan.
Meskipun beberapa pejabat The Fed menyatakan terbuka terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga pada bulan Juli, laporan ketenagakerjaan bulan Juni yang solid memperkuat ekspektasi bahwa The Fed kemungkinan baru akan melonggarkan kebijakan pada bulan September.
Sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,1% dari 4,2% di bulan Mei, sementara Nonfarm Payrolls (lapangan kerja sektor non-pertanian) meningkat sebanyak 147.000 — jauh di atas ekspektasi pasar sebesar 110.000.(yds)
Sumber: FXstreet