Indeks Sektor Jasa AS Turun ke Level Aktivitas Terendah Sejak 2020
Sektor jasa di Amerika Serikat terhenti pada bulan September, dengan aktivitas bisnis menyusut untuk pertama kalinya sejak masa pandemi, dan pesanan baru yang hampir tidak tumbuh.
Institute for Supply Management (ISM) melaporkan pada hari Jumat bahwa indeks sektor jasa turun 2 poin menjadi 50, sebuah level yang menunjukkan kondisi stagnan. Angka ini lebih lemah dari semua prediksi dalam survei ekonom yang dilakukan oleh Bloomberg.
Indeks aktivitas bisnis, yang mirip dengan indeks output manufaktur ISM, turun lebih dari 5 poin dan masuk ke wilayah kontraksi untuk pertama kalinya sejak Mei 2020.
Indeks pesanan baru (new orders) anjlok 5,6 poin menjadi 50,4, menghapus hampir seluruh kenaikan dari bulan sebelumnya. Pesanan ekspor juga ikut menurun.
Data mengecewakan dari sektor jasa yang merupakan bagian terbesar dari ekonomi AS muncul setelah laporan sebelumnya dalam minggu yang sama menunjukkan kontraksi sektor manufaktur selama tujuh bulan berturut-turut.
Pesanan dan aktivitas bisnis yang lebih lemah ini juga bertepatan dengan bulan keempat berturut-turut penurunan tenaga kerja, meskipun dengan laju penurunan yang lebih lambat di bulan September.
Peningkatan pemesanan dan penjualan kemungkinan diperlukan agar perusahaan kembali meningkatkan perekrutan. Di tengah penutupan pemerintahan AS (government shutdown), para ekonom dan pembuat kebijakan kini makin mengandalkan laporan swasta seperti survei ISM untuk memahami kondisi pasar tenaga kerja dan perekonomian secara umum.
Waktu pengiriman juga mengalami perpanjangan pada September, menyusul lonjakan pesanan di bulan sebelumnya. Indeks pengiriman pemasok ISM naik 2,3 poin ke level tertinggi sejak Februari. Sementara itu, ukuran tumpukan pesanan (order backlogs) — yang bulan lalu anjlok ke level terendah dalam 16 tahun — mengalami sedikit rebound, namun tetap dalam zona kontraksi.
Indeks harga yang dibayar (prices-paid) naik tipis menjadi 69,4, salah satu level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Sementara itu, ukuran stok persediaan (inventories) turun ke level terendah sejak awal tahun ini, meskipun indeks terkait menunjukkan sedikit peningkatan kekhawatiran bahwa persediaan terlalu tinggi.(yds)
Sumber: Bloomberg.com