• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

7 October 2025 12:06  |

Kebuntuan di Kongres AS Membuat Shutdown Pemerintah Terus Berlanjut

Pembahasan anggaran di Kongres Amerika Serikat kembali menemui jalan buntu setelah pertemuan semalam gagal menghasilkan kesepakatan antara Partai Republik dan Demokrat. Kondisi ini membuat penutupan sebagian pemerintahan federal atau government shutdown memasuki pekan kedua, meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi domestik maupun global.

Kegagalan tercapainya kesepakatan terjadi setelah Senat menolak dua rancangan undang-undang pendanaan sementara atau stopgap bill yang diajukan oleh masing-masing partai. Kedua versi RUU tersebut tidak berhasil mendapatkan minimal 60 suara yang dibutuhkan untuk melewati mekanisme filibuster. Penolakan ini memperpanjang kebuntuan politik di Washington dan memperdalam ketidakpastian fiskal menjelang batas waktu pendanaan baru.

Dari sisi eksekutif, mantan Presiden Donald Trump yang kini memiliki pengaruh besar dalam Partai Republik menyatakan keterbukaan untuk berdialog dengan Demokrat terkait subsidi kesehatan dalam program Affordable Care Act (ACA). Namun, para pemimpin Demokrat menegaskan bahwa belum ada pembicaraan resmi yang dimulai, dan mereka menolak mengaitkan pembiayaan pemerintah dengan agenda kebijakan sosial yang lebih luas.

Gedung Putih memperingatkan bahwa jika shutdown terus berlanjut, potensi pemutusan hubungan kerja massal terhadap pegawai federal tidak dapat dihindari. Beberapa lembaga pemerintahan bahkan sudah mulai menunda pembayaran gaji, sementara proyek-proyek infrastruktur dan penelitian publik mengalami perlambatan signifikan. Kondisi ini menimbulkan efek berantai terhadap sektor jasa dan konsumsi domestik yang bergantung pada aktivitas pemerintah.

Di sisi legislatif, Speaker DPR Mike Johnson memutuskan untuk menunda sidang pleno dan menahan anggota DPR dalam masa rehat, yang semakin memperlambat proses negosiasi. Meski beberapa senator dari kedua partai mencoba melakukan pertemuan informal, hingga kini belum ada rancangan kompromi yang cukup kuat untuk menjembatani perbedaan pandangan.

Perselisihan utama kini berfokus pada subsidi kesehatan dan program Medicaid, di mana Demokrat bersikeras mempertahankan anggaran sosial tersebut sementara Partai Republik menolak mengaitkannya dengan pembiayaan operasional pemerintah. Ketegangan ini membuat pasar keuangan global bersikap hati-hati, dengan investor mulai mengalihkan aset ke instrumen aman seperti emas dan obligasi jangka panjang AS.

Kebuntuan di Kongres bukan hanya menekan ekonomi domestik, tetapi juga menimbulkan efek domino terhadap mitra dagang utama Amerika. Investor internasional mulai mengkhawatirkan potensi perlambatan ekonomi AS yang dapat menekan permintaan global, terutama di sektor energi dan manufaktur. Selama belum ada titik temu di Washington, ketidakpastian fiskal ini berpotensi menjadi salah satu faktor utama penggerak volatilitas pasar dalam beberapa pekan mendatang.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai