Bessent Mundur dari Calon Ketua The Fed
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Menteri Keuangan Scott Bessent memberitahunya bahwa ia tidak ingin dicalonkan untuk menggantikan Jerome Powell sebagai ketua Federal Reserve yang berikutnya.
“Saya menanyakannya tadi malam, apakah ini sesuatu yang kamu inginkan? Tidak, saya ingin tetap di posisi saya sekarang,” kata Trump dalam wawancara dengan CNBC pada hari Selasa.
“Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik, dan dia ingin tetap melakukan apa yang dia lakukan sekarang, jadi saya coret dia dari daftar. Dia tidak menginginkannya,” lanjut Trump. “Dia senang menjadi Menteri Keuangan. Dia menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan empat kandidat termasuk mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett untuk posisi tersebut, tetapi menegaskan bahwa ia tidak berniat mengambil keputusan dalam waktu dekat.
“Saya pikir saya menyebut Kevin dan Kevin, kedua Kevin itu sangat bagus, dan ada beberapa orang lain yang juga sangat bagus,” ujar Trump.
Pada hari Jumat, Adriana Kugler mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari kursinya di Dewan Gubernur The Fed, meskipun masa jabatannya sebenarnya baru akan berakhir pada Januari. Keputusan ini memberikan kesempatan lebih awal bagi Trump untuk membentuk arah kebijakan suku bunga bank sentral dengan menunjuk pengganti yang sesuai dengan preferensinya terhadap suku bunga rendah.
Trump telah memberikan tekanan besar terhadap The Fed agar menurunkan suku bunga, termasuk melalui media sosial untuk mengkritik Powell. Pada hari Jumat, Trump bahkan meminta Powell untuk mengundurkan diri, dan dalam beberapa kesempatan mempertimbangkan untuk memecatnya atau menunggu masa jabatannya berakhir pada Mei.
Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia sudah memiliki “beberapa nama dalam pikiran” untuk menggantikan Kugler.
Trump telah berulang kali mengkritik The Fed, menuduh bank sentral dan Powell terlalu lambat dalam menurunkan suku bunga. Menurut Trump, kebijakan suku bunga saat ini membuat biaya utang pemerintah terlalu tinggi dan menghambat pertumbuhan ekonomi.
Pekan lalu, Powell tidak memberikan sinyal jelas apakah pembuat kebijakan akan menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan September, tetapi ekspektasi pasar berubah setelah pertemuan tersebut.
Data ketenagakerjaan terbaru pada Jumat menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja mendingin secara signifikan, dengan pertambahan pekerjaan hanya 73.000 di bulan Juli, setelah dua bulan sebelumnya direvisi turun hampir 260.000. Dalam tiga bulan terakhir, rata-rata pertumbuhan lapangan kerja hanya mencapai 35.000.
Pasar uang kini memprediksi dua kali pemotongan suku bunga tahun ini, dengan kemungkinan 90% bahwa pemotongan pertama terjadi pada bulan September. (az)
Sumber: Bloomberg