• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

4 August 2025 22:18  |

Tarif Baru Mengintai India, Trump Soroti Impor Minyak dari Rusia

Presiden Donald Trump mengatakan ia akan "menaikkan secara substansial" tarif ekspor India ke AS atas pembelian minyak Rusia oleh New Delhi, meningkatkan ancamannya untuk menargetkan mitra dagang utama.

"India tidak hanya membeli minyak Rusia dalam jumlah besar, mereka kemudian, untuk sebagian besar minyak yang dibeli, menjualnya di pasar terbuka untuk keuntungan besar," tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada hari Senin (4/8). "Mereka tidak peduli berapa banyak orang di Ukraina yang dibunuh oleh mesin perang Rusia. Karena itu, saya akan menaikkan tarif yang dibayarkan oleh India kepada AS secara substansial."

Unggahan Trump tidak merinci berapa besar ia akan menaikkan tarif tersebut. Trump pekan lalu mengumumkan tarif 25% untuk ekspor India, yang mengejutkan New Delhi setelah berbulan-bulan negosiasi gagal mencapai terobosan. Ia juga mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut jika India terus membeli minyak dari Rusia.

Ancaman baru presiden AS muncul menjelang batas waktu 8 Agustus bagi Rusia untuk mencapai gencatan senjata dengan Ukraina. Pemerintah mengancam akan mengenakan apa yang disebut sanksi sekunder terhadap negara-negara yang membeli energi Rusia. AS dan sekutu Ukraina lainnya memandang pembelian tersebut sebagai upaya untuk menopang perekonomian pemimpin Rusia Vladimir Putin dan melemahkan tekanan terhadap Moskow untuk mengakhiri perang yang kini telah memasuki tahun keempat.

India telah menjadi target utama Trump dalam kampanye untuk mengakhiri perang di Ukraina. Namun, New Delhi bersikap menantang. Perdana Menteri Narendra Modi—yang sebelumnya memiliki hubungan hangat dengan Trump—menanggapi ancaman presiden AS tersebut dengan mendesak warga India untuk membeli produk lokal dan mengisyaratkan bahwa pemerintahannya akan terus membeli minyak Rusia.

Pemerintah Modi belum memberikan instruksi kepada penyuling minyak India untuk berhenti membeli minyak Rusia, dan belum ada keputusan yang diambil mengenai apakah akan menghentikan pembelian tersebut, ungkap beberapa sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada Bloomberg, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah tersebut. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai