Kesepakatan Dagang AS-Jepang Mungkin Tak Sejelas yang Dinyatakan Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan bangga mengumumkan adanya kesepakatan dagang yang akan segera tercapai antara AS dan Jepang awal pekan ini. Ia menyebut bahwa kesepakatan tersebut akan membuat para importir AS hanya membayar tarif sebesar 15% atas semua barang dari Jepang — jauh lebih ringan dibandingkan tarif 25% yang semula diancamkan oleh Presiden Trump.
Namun, meskipun Trump memberikan jaminan bahwa kesepakatan tersebut hampir rampung, Jepang tampaknya tidak bersedia menyerahkan 90% keuntungan dari investasi senilai $550 miliar di bisnis-bisnis yang berbasis di AS, untuk selamanya, hanya demi memperoleh tarif yang sedikit lebih rendah bagi barang-barang ekspornya.
Dalam pernyataan yang disampaikan oleh seorang pejabat pemerintah Jepang pada Jumat pagi, Jepang mengharapkan bahwa pembagian keuntungan dari paket investasi sebesar $550 miliar akan didasarkan pada kontribusi masing-masing pihak, bukan sepenuhnya dibebankan pada Jepang. Pernyataan ini secara langsung bertentangan dengan klaim Presiden Trump bahwa Jepang akan menanggung seluruh beban investasi, sementara AS akan memperoleh 90% dari keuntungannya.
Sesuai dengan pola khas dari negosiasi dagang awal pemerintahan Trump, detail konkret dari kesepakatan tersebut tetap minim—bahkan hampir tidak ada—yang membuat pernyataan Trump dan timnya soal keberhasilan negosiasi menjadi diragukan.(yds)
Sumber: Fxstreet