• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

16 July 2025 12:19  |

Trump Siap Pecat Powell, The Fed di Ambang Kudeta Politik!

 

 

Hubungan antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell kembali menjadi sorotan. Ketegangan meningkat tajam setelah Trump mengeluarkan kritik pedas terhadap kebijakan suku bunga The Fed dan secara terbuka mempertimbangkan pemecatan Powell sebelum masa jabatannya berakhir pada Mei 2026.

Presiden Trump menuding Powell "terlalu lambat" dalam menurunkan suku bunga, yang menurutnya menghambat pertumbuhan ekonomi AS. Ia menyarankan bahwa suku bunga seharusnya sudah turun “lebih dari 3%” sejak awal 2025, mengklaim bahwa Powell tidak merespons cukup cepat terhadap tekanan inflasi yang mereda dan perlambatan ekonomi global.

Tidak hanya itu, Trump juga menyerang proyek renovasi markas Federal Reserve senilai $2,5 miliar, menuduhnya sebagai pemborosan yang tidak pantas, dan menggunakan isu tersebut sebagai dasar moral dan politis untuk mendesak Powell agar mundur secara sukarela.

Dapatkah Trump Memecat Powel?

Secara hukum, Ketua The Fed hanya bisa dipecat atas dasar "cause", seperti pelanggaran hukum atau kelalaian berat. Sejumlah ahli hukum menilai tuduhan Trump belum memenuhi syarat tersebut.

Namun, Trump mengisyaratkan kemungkinan menempuh jalur hukum atau bahkan perintah eksekutif. Ini memicu kekhawatiran bahwa independensi Federal Reserve — prinsip yang dijaga sejak dekade 1950-an — bisa terancam secara serius.

Reaksi Pasar

Yield obligasi jangka panjang AS naik, mencerminkan kekhawatiran atas inflasi dan ketidakpastian kebijakan moneter.

Harga emas dan aset safe-haven melonjak, karena investor mencari perlindungan dari potensi gejolak moneter.

Volatilitas meningkat di pasar saham, terutama sektor finansial dan properti.

Calon Pengganti

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengonfirmasi bahwa proses formal pencarian penerus Powell sudah dimulai sebagai langkah antisipatif. Meski demikian, Trump masih menyatakan “saya suka pekerjaan yang sedang dia lakukan sekarang”, memberi sinyal ambigu terhadap langkah berikutnya.

Beberapa nama yang disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Powell antara lain:

Scott Bessent sendiri (loyalis Trump dan mantan penasihat hedge fund)

Judy Shelton, ekonom konservatif pro-Trump

Kevin Warsh, eks-Gubernur Fed.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

 

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai