• Thu, Jul 30, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 July 2026 19:54  |

Advance GDP Melemah, Pasar Kaji Ulang Arah The Fed

Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat melambat pada kuartal kedua 2026. Data awal atau Advance GDP menunjukkan ekonomi tumbuh 1,5% secara tahunan, lebih rendah dibandingkan perkiraan pasar dan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang sama-sama berada di level 2,1%.

Perlambatan pertumbuhan terutama dipengaruhi oleh pelebaran defisit perdagangan. Meski demikian, permintaan domestik masih cukup kuat, didukung oleh peningkatan belanja konsumen dan investasi perusahaan pada infrastruktur kecerdasan buatan. Belanja konsumen tercatat tumbuh solid sehingga menunjukkan aktivitas ekonomi belum mengalami pelemahan secara menyeluruh.

Data GDP yang berada di bawah ekspektasi dapat memperkuat kekhawatiran bahwa kebijakan suku bunga tinggi mulai membebani perekonomian. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi tekanan terhadap The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga, terlebih setelah data Core PCE bulanan juga menunjukkan inflasi inti yang lebih rendah dari perkiraan.

Namun, The Fed kemungkinan belum terburu-buru melonggarkan kebijakan karena konsumsi dan investasi bisnis masih tangguh. Risiko kenaikan harga energi serta inflasi tahunan yang masih tinggi membuat bank sentral perlu menyeimbangkan ancaman perlambatan ekonomi dengan upaya membawa inflasi kembali menuju target 2%.

Dampak ke Market :

Data GDP yang lebih lemah dari perkiraan cenderung negatif bagi dolar AS dan yield obligasi karena pasar dapat mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga berikutnya.

Bagi emas, kondisi ini cenderung positif. Perlambatan pertumbuhan dan Core PCE yang melandai dapat menurunkan yield serta meningkatkan permintaan terhadap aset aman.

Untuk saham AS, dampaknya dapat positif dalam jangka pendek karena peluang pengetatan kebijakan berkurang. Namun, apabila pelemahan ekonomi berlanjut dan mulai menekan keuntungan perusahaan, sentimen saham dapat kembali tertekan.(CP)

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai