• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

18 December 2025 09:16  |

Trump Bela Ekonomi AS, Publik Masih Ngeluh

Presiden AS Donald Trump dalam pidato langsung Rabu malam dari Gedung Putih berusaha meyakinkan publik bahwa kekhawatiran soal ekonomi AS berlebihan. Ia mengakui ada tantangan, tapi menekankan semuanya sedang diperbaiki. Trump juga menyebut dirinya mewarisi “kekacauan” dan kini sedang membenahinya.

Pidato ini datang di momen yang sensitif karena popularitas Trump disebut terus tergerus. Sejumlah jajak pendapat menunjukkan banyak warga AS kecewa dengan cara pemerintahannya menangani ekonomi, terutama karena inflasi kembali naik dan perekrutan tenaga kerja melemah. Trump mencoba mengaitkan kekhawatiran harga dengan kebijakan pemerintahan sebelumnya.

Dari sisi politik, pidato itu juga dibaca sebagai upaya menguatkan posisi menjelang tahun 2026, ketika pemilu paruh waktu (midterm) akan menentukan kontrol atas DPR dan Senat. Gedung Putih memanfaatkan momen ini untuk mengangkat narasi bahwa arah ekonomi sedang membaik, apalagi setelah hasil pemilu tahun ini menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan koalisi pendukungnya.

Trump bahkan membawa grafik untuk menunjukkan ekonomi berada di jalur naik. Memang ada beberapa indikator yang terlihat positif: pasar saham menguat, harga bensin turun, dan perusahaan teknologi masih gencar berinvestasi besar-besaran, terutama di sektor kecerdasan buatan (AI). Namun, menurut laporan itu, gambaran di level masyarakat tidak sesederhana itu.

Masalah terbesar tetap ada di biaya hidup dan pasar kerja. Inflasi yang sebelumnya menurun kembali naik setelah kebijakan tarif Trump memicu kenaikan harga, dengan CPI sekitar 3% per tahun (dari 2,3% pada April). Di saat yang sama, pertumbuhan pekerjaan rata-rata sejak April disebut lemah, dan tingkat pengangguran naik dari 4% pada Januari menjadi 4,6%—membuat banyak orang merasa ekonomi “stabil”, tapi belum benar-benar nyaman di kantong.(asd)

Source: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai