Tarif Trump yang akan datang 'akan berlaku segera,' kata Gedung Putih
Tarif yang akan datang dari Presiden Donald Trump akan berlaku segera setelah diumumkan pada hari Rabu, kata Gedung Putih.
"Menurut pemahaman saya, pengumuman tarif akan dilakukan besok. Tarif akan berlaku segera," kata sekretaris pers Karoline Leavitt kepada wartawan pada hari Selasa.
"Presiden telah mengisyaratkan hal ini selama beberapa waktu," kata Leavitt, seraya mencatat bahwa Trump telah berulang kali menggembar-gemborkan tanggal 2 April sebagai "hari pembebasan" Amerika.
Trump telah mengatakan bahwa ia akan mengenakan "tarif timbal balik" pada hari itu, yang menunjukkan bahwa banyak negara dengan bea masuk mereka sendiri atas barang-barang AS dapat tiba-tiba menghadapi hambatan perdagangan baru. Ia telah menggembar-gemborkan kebijakan tersebut sebagai "yang terbesar" dan baru-baru ini mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan "dimulai dengan semua negara."
Namun, masih banyak hal tentang rencana tersebut yang belum jelas, termasuk ruang lingkup dan tingkat keparahan tarif serta bagaimana tarif tersebut akan dihitung. Leavitt mencatat dalam jumpa pers hari Selasa bahwa Trump "mengatakan tadi malam bahwa ia telah membuat keputusan" mengenai tingkat tarif yang akan dikenakannya hari Rabu.
"Saya tidak ingin mendahului Presiden. Ini jelas merupakan hari yang sangat penting. Ia bersama tim perdagangan dan tarifnya saat ini, menyempurnakannya untuk memastikan bahwa ini adalah kesepakatan yang sempurna bagi rakyat Amerika dan pekerja Amerika, dan Anda semua akan mengetahuinya dalam waktu sekitar 24 jam dari sekarang," katanya.
Gedung Putih sebelumnya hari Selasa mengumumkan bahwa Trump akan menyampaikan pidato di "Make America Wealthy Again Event" di Rose Garden pada hari Rabu pukul 4 sore ET.
Tarif timbal balik tersebut mengikuti sejumlah bea masuk impor lainnya yang telah diumumkan Trump sejak menjabat pada tanggal 20 Januari. Tarif tersebut termasuk bea masuk yang tinggi untuk barang-barang dari Tiongkok, Kanada, dan Meksiko, serta bea masuk khusus industri untuk logam dan, yang terbaru, mobil impor.
Tarif otomotif "permanen" tersebut akan mulai berlaku pada hari Kamis, kata Trump ketika ia mengumumkannya minggu lalu.(Cay0
Sumber: CNBC