• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

31 July 2025 15:46  |

Minyak Rusia Bikin Rugi! India Dihantam Tarif Trump & Ancaman EU

Trump Kenakan Tarif 25% ke India karena Minyak Rusia

Presiden Donald Trump kembali mengejutkan pasar global dengan mengumumkan tarif impor 25% untuk semua barang dari India. Alasannya: India masih membeli minyak mentah dari Rusia. Langkah ini membuat industri kilang minyak India panik, apalagi mereka sangat bergantung pada pasokan energi murah dari Moskow selama beberapa tahun terakhir. India sendiri mengimpor lebih dari sepertiga minyak mentahnya dari Rusia.

Kilang India Berebut Sumber Baru

Sejumlah kilang besar seperti Indian Oil, Bharat Petroleum, dan Reliance Industries mulai mencari alternatif pasokan dari Timur Tengah dan Afrika. Tapi pengalihan ini diprediksi akan menaikkan biaya dan menurunkan margin keuntungan. Sementara itu, beberapa perusahaan sudah buru-buru mengeluarkan tender pembelian untuk pengiriman cepat, bahkan sebelum pengumuman resmi dari Trump muncul.

Harga Saham Kilang Turun, Ketidakpastian Meningkat

Pasar langsung merespons negatif. Saham perusahaan-perusahaan minyak besar di India anjlok: Indian Oil turun 3,2%, Bharat Petroleum 4,1%, Hindustan Petroleum 3,7%, dan Reliance Industries turun 2%. Para pelaku pasar dan perusahaan masih menunggu kejelasan dari pemerintah India soal kebijakan baru ini, apalagi Trump juga menyebut ada “denda” tambahan jika India tetap membeli minyak Rusia.

India Terjepit di Tengah Geopolitik dan Kenaikan Harga

Selain tekanan dari Amerika dan Uni Eropa, India juga menghadapi tantangan pasokan dari Rusia yang makin terbatas dan mahal. Vandana Hari dari Vanda Insights menyebut kondisi ini bisa terus bergejolak sampai 7 Agustus, kecuali ada langkah damai dari Presiden Putin di Ukraina. Dalam jangka pendek, India terpaksa berebut pasokan di pasar global dengan harga yang lebih tinggi, dan proses penyesuaian jalur pasokan bisa memakan waktu hingga 6 bulan.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
GLOBAL

Trump Sindir Powell, Sebut Masa Jabatannya “Tak Akan Lama ...

Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik tajam kepada Ketua Federal Reserve Jerome Powell, dengan menyebut bahwa m...

23 July 2025 07:38
BIAS23.com NM23 Ai