Trump Klaim Situs Nuklir Iran “Luluh Lantak”
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan operasi militer yang ia sebut “Midnight Hammer” telah menghancurkan situs nuklir Iran secara “lengkap dan total,” menurut laporan Reuters pada Selasa. Trump menilai lokasi tersebut kini “menjadi debu,” sehingga proses untuk “menggali” sisa-sisanya akan memakan waktu panjang dan sulit.
Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan skala kerusakan yang ia klaim terjadi pada target operasi. Ia menambahkan bahwa kondisi di lapangan membuat upaya penggalian atau penanganan pasca-operasi bukan pekerjaan yang mudah.
Trump juga menyinggung pemberitaan media, dengan menyatakan sebagian jaringan media tidak memberikan pengakuan yang memadai kepada para penerbang AS atas operasi tersebut. Ia menyampaikan kritik terhadap sejumlah media dan platform, termasuk CNN, dalam unggahan yang sama.
Pernyataan ini menambah daftar sinyal eskalasi retorika terkait konflik AS–Iran, terutama karena menyangkut isu fasilitas nuklir yang selama ini menjadi titik paling sensitif dalam sengketa kedua negara. Namun, pernyataan Trump dalam unggahan itu tidak memuat rincian teknis tambahan terkait lokasi, cakupan target, maupun penilaian kerusakan dari pihak lain.
Dengan konteks tersebut, fokus pasar cenderung mengarah pada apakah klaim ini akan memicu respons lanjutan dan memperbesar ketidakpastian geopolitik. Perkembangan narasi semacam ini biasanya meningkatkan sensitivitas pelaku pasar terhadap headline baru dalam waktu dekat.
Dari sisi pasar komoditas, klaim penghancuran situs nuklir berpotensi memperkuat premi risiko geopolitik: minyak dapat kembali mendapat dukungan bila kekhawatiran gangguan energi meningkat, sementara emas dapat tetap diminati sebagai lindung nilai ketika ketidakpastian dan volatilitas lintas aset naik.
5 inti poin (detail & sederhana):
- Trump mengatakan operasi “Midnight Hammer” menghancurkan situs nuklir Iran secara “lengkap dan total,” menurut Reuters.
- Trump menyebut situs tersebut “menjadi debu” dan menilai proses penggalian akan “panjang dan sulit.”
- Pernyataan disampaikan Trump melalui unggahan di Truth Social.
- Trump mengkritik beberapa media karena dinilai tidak memberi kredit kepada penerbang AS atas operasi tersebut.
- Klaim ini berpotensi menambah ketidakpastian geopolitik, yang dapat memengaruhi sentimen pasar, termasuk harga minyak dan emas melalui kanal premi risiko.(asd)
Sumber: Newsmaker.id