3 Titik Panas Dunia Masih Bergejolak
1) AS vs Venezuela: “blokade tanker” bikin pasar langsung tegang
AS di bawah Presiden Donald Trump menaikkan tekanan ke Venezuela dengan perintah blokade untuk kapal tanker minyak yang kena sanksi (masuk/keluar Venezuela). Ini memicu kekhawatiran pengiriman minyak bisa terganggu, walau detail teknis “blokade”-nya (berapa kapal terdampak dan bagaimana eksekusinya) masih jadi tanda tanya besar.
Dari sisi Venezuela, responsnya keras dan menolak ancaman itu. Pasar menilai cerita ini “bullish jangka pendek” untuk minyak karena menambah risiko pasokan, meski dampak riilnya akan sangat tergantung apakah arus ekspor beneran tersendat atau cuma jadi tekanan politik.
2) Rusia vs Ukraina: ada “kemajuan”, tapi bagian tersulit belum kelar
Di jalur diplomasi, pembicaraan damai masih jalan. Zelenskiy bilang tim negosiator Ukraina akan bertemu tim AS pada Jumat–Sabtu dan menegaskan belum ada proposal final yang disepakati.
Garis besarnya: AS dan mitra Eropa membahas paket jaminan keamanan untuk Ukraina, tetapi isu paling berat tetap sama—wilayah dan format pengamanan pascagencatan senjata. Dari pihak Rusia, sinyalnya masih tegas: Kremlin menegaskan posisi soal pasukan Eropa di Ukraina “sudah diketahui”, walau mereka bilang topik itu masih “terbuka untuk dibahas.”
3) Jepang vs China: insiden “radar” dekat Okinawa bikin tensi naik lagi
Jepang dan China lagi panas gara-gara insiden militer di sekitar Okinawa/Miyako Strait. Jepang menuduh jet tempur China mengarahkan radar ke pesawat Jepang (yang dipandang sebagai tindakan berbahaya), sementara China membantah dan balik menuduh pesawat Jepang mengganggu latihan angkatan laut China.
Amerika Serikat juga ikut bersuara mendukung Jepang dalam sengketa versi kejadian ini—yang bikin tensi kawasan makin sensitif, karena setiap manuver/insiden kecil bisa cepat jadi isu besar di pasar dan diplomasi.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id