CPI Maret Tercatat 1,0%, Inflasi China Melambat
Inflasi tahunan China melambat pada Maret 2026, dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 1,0% (yoy). Angka ini turun dari 1,3% pada Februari yang merupakan level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun.
Rilis tersebut berada di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi tahunan sebesar 1,2%. Perlambatan ini menandakan momentum kenaikan harga konsumen tidak sekuat perkiraan memasuki akhir kuartal pertama.
Secara bulanan, CPI turun 0,7% (m/m) pada Maret, berbalik arah dari kenaikan 1,0% pada Februari. Ini menjadi penurunan bulanan pertama sejak November.
Penurunan bulanan juga lebih dalam dari konsensus pasar yang memproyeksikan penurunan 0,2%. Selisih terhadap perkiraan mempertegas bahwa tekanan harga jangka pendek melemah lebih cepat dari yang diantisipasi.
Bagi pelaku pasar, kombinasi inflasi tahunan yang melambat dan kontraksi bulanan dapat memengaruhi penilaian terhadap ketahanan permintaan domestik serta arah tekanan harga ke depan. Data ini juga menjadi masukan penting bagi ekspektasi kebijakan, mengingat ruang gerak otoritas biasanya lebih besar saat tekanan inflasi lebih terkendali.
Perhatian berikutnya akan tertuju pada apakah pelemahan harga bulanan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya dan seberapa cepat inflasi tahunan membangun kembali momentum. Pergerakan CPI setelah Maret akan menjadi indikator kunci untuk membaca arah tekanan harga dan respons kebijakan yang mungkin menyertainya. (asd)
Sumber: Newsmaker.id