• Sun, Apr 26, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

1 April 2025 20:25  |

Emas Bertahan di $3130 Jelang Data Ekonomi AS

Harga emas bertahan di level $3130 setelah sebelumnya pada hari ini telah mencatatkan rekor barunya di $3149. Rekor baru terjadi setelah para investor khawatir bahwa tarif baru yang akan diberlakukan Trump pada tanggal 2 dan 3 April ini dapat memicu terjadinya perang dagang global.

Masalah lain yang mendukung pergerakan emas adalah ketidakpastian geopolitik yang terjadi di timur tengah serta belum adanya kepastian perdamaian Rusia dan Ukraina. Saat ini para pedagang masih menunggu rilis data ekonomi dari Amerika Serikat.

REKOMENDASI

- Beli jika harga bergerak ke $3139

- Jual jika harga bergerak ke $3129

 

Level Resistens 2: $3149

Level Resistens 1: $3140

 

Level Support 1 : $3126

Level Support 2 : $3119

 

Catatan:

Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET ANALISYS

Harga Emas Stabil Jelang Data CPI AS

Harga emas naik pada hari Rabu (15/1) karena dolar AS dan imbal hasil Treasury melemah, sementara pelaku pasar menunggu data ...

15 January 2025 17:15
MARKET ANALISYS

Perak Diperdagangkan Stagnant Saat Dolar AS Bangkit

Harga perak (XAG/USD) turun tipis, Logam putih menghadapi tekanan karena Dolar AS (USD) bangkit dengan kuat setelah Presiden ...

22 January 2025 01:49
MARKET ANALISYS

Akankah Perak Membuat ATH Terbarunya?

Saat berita ini rilis, perak berada di Area $33.842. Perak cenderung naik pada siang ini, hal ini didukung oleh ketidakpast...

29 October 2024 10:46
MARKET ANALISYS

Akankah Silver Kembali ke Level $34?

Perak kembali ke level $33 setelah kemarin sempat menyentuh area $34. Hal ini terjadi masih didukung oleh ketidakpastian se...

31 October 2024 07:39
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai