Emas Masih Galau, Tapi Belum Kehilangan Arah
Harga emas masih bergerak naik-turun di sekitar level US$5.000 per ons karena pasar sedang menimbang dua kekuatan besar sekaligus: dolar AS yang mulai melemah di satu sisi, dan risiko perang Timur Tengah yang terus mengancam pasokan minyak di sisi lain. Saat dolar turun, emas biasanya mendapat dukungan. Namun, konflik yang mendorong harga energi tetap tinggi juga menahan kenaikan ruang emas karena pasar jadi semakin ragu The Fed akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Dalam jangka pendek, pergerakan emas masih sangat sensitif terhadap dolar dan ekspektasi suku bunga, jadi wajar jika pergerakannya terlihat ragu-ragu. Namun untuk jangka menengah, ketegangan geopolitik, ancaman stagflasi, dan ancaman ekonomi global masih bisa menjaga minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Artinya, meski reli emas sempat tertahan, logam mulia ini belum kehabisan alasan untuk tetap kuat.(asd)
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $5.003
- Beli jika harga bergerak di Level $5.010
- Jual jika harga bergerak di Level $4.996
Resistensi 2: $5,026
Resistensi 1: $5,017
Dukungan 1: $4,990
Dukungan 2: $4,980
Penafian
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id