Brent Turun, Premi Risiko Geopolitik Menipis
Minyak Brent melemah pada perdagangan Senin (23/2), turun sekitar 1% dan bergerak di kisaran $70/barel setelah pasar menilai peluang meredanya eskalasi AS–Iran menjelang putaran lanjutan pembicaraan nuklir di Jenewa. Prospek diplomasi yang kembali terbuka menurunkan premi risiko geopolitik yang sempat mengerek harga pekan lalu, sehingga mendorong aksi ambil untung di sektor energi.
Tekanan tambahan datang dari kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat ketidakpastian tarif AS. Setelah putusan Mahkamah Agung AS menggugurkan skema tarif timbal balik, Presiden Donald Trump merespons dengan rencana kenaikan tarif impor global menjadi 15%, memicu kembali sentimen “risk-off” yang menekan aset berisiko termasuk minyak. Fokus pelaku pasar kini tertuju pada perkembangan negosiasi AS–Iran dan arah kebijakan dagang AS, yang akan menentukan apakah pelemahan Brent berlanjut atau stabil kembali.
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $70.56
- Beli jika harga bergerak di bawah $70.60
- Jual jika harga bergerak di bawah $70.51
Resistensi 2: $70.74
Resistensi 1: $70.65
Dukungan 1: $70.47
Dukungan 2: $70.38
Penafian:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id