Emas Menguat, Risiko AS - Iran Kembali Jadi Pemicu
Harga emas menguat pada Jumat (20/2), kembali bertahan di atas area psikologis $5.000/oz seiring meningkatnya permintaan aset safe haven. Dorongan utama datang dari memanasnya tensi AS–Iran setelah Presiden AS Donald Trump memberi tenggat 10–15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan nuklir—membuat pasar kembali mengunci risiko geopolitik sebagai katalis jangka pendek bagi logam mulia.
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga menahan napas jelang rilis data inflasi PCE AS (indikator favorit The Fed) yang bisa menggeser ekspektasi suku bunga dan arah dolar/yield. Jika data menguatkan prospek pelonggaran kebijakan, emas berpotensi mendapat dukungan lanjutan; namun bila inflasi lebih panas dari perkiraan, penguatan dolar dan yield bisa menahan laju kenaikan emas.(alg)
Harga emas pada saat analisis ini adalah $5.012
- Beli jika harga bergerak di kisaran $5.017
- Jual jika harga bergerak di kisaran $5.005
Resistance 2: $5.035
Resistance 1: $5.023
Support 1: $4.999
Support 2: $4.987
Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id